MAN 2 Payakumbuh Juara Umum Pekan Remaja Muslim

Wawako-Suwandel-Muchtar-menyerahkan-trofi-juara-umum-kepada-Kepala-MAN-2,-Alex-Sandra,-pada-penutupan-PRM-I,2014,-di-Medan-nan-Bapaneh,-Minggu.Payakumbuh, PADANGTODAY.COM – Pekan Remaja Muslim (PRM) I/2014 Kota Payakumbuh, ditutup Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, di pelataran parkir Medan nan Bapaneh Taman Wisata Ngalau Indah, Minggu (26/10). Diawali dengan lomba pidato adat, PRM dalam rangka memperingati 1 Muharam 1436 Hijriyah  itu, ditutup dengan tabligh akbar. Dengan menghadirkan Ketua MUI Padangpanjang Drs. H. Alizar Chan, M.Ag, sebagai pemberi tausyiah.  Kontingen  MAN 2 Payakumbuh tampil sebagai juara umum, dengan mengantongi total nilai 19 poin.

Advertisements

Trofi bergilir Walikota Payakumbuh tahun ini bersemayam di MAN 2 Payakumbuh. Diserahkan Wakil Walikota Suwandel Muchtar kepada Kepala MAN 2 Payakumbuh Alex Sandra, M.Ag. Sedangkan,  kontingen nagari terbaik selama PRM I/2014, yang berlangsung sejak 19 Oktober itu, diraih KAN Koto nan Gadang. Trofi untuk kontingen terbaik  diberikan Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam kepada perwakilan Koto nan Gadang A. Dt. Karayiang.

Diikuti 300 lebih pelajar dari 12 SMA/SMK dan MA, iven PRM yang mendapat apresiasi dari MUI/LKAAM, Bundo Kanduang, Kantor Kementerian Agama dan DPRD ini, dinilai mampu membangkitkan gairah anak nagari dan pelajar kota ini mencintai nilai-nilai keislaman dan adat alam Minangkabau. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan PRM yang digelar pemko melalui Bagian Kesta Setdako bersama PHBI ini,” sebut Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam.

Menurutnya, pasangan Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, benar-benar mewujudkan visi dan misinya,  mewujudkan Payakumbuh sebagai  kota relegius berdasarkan adat basandi syarak, suarak basandi kitabullah. Iven ini, diminta agar menjadi kalender tahunan. Dan dijanjikan,   DPRD akan memberikan dukungan terhadap pendanaannya, sebut Dt. Parmato Alam.

Dukungan dari seluruh elemen itu, disambut hangat Wawako Suwandel Muchtar, ketika memberi sambutan pada acara penutupan  PRM itu. “Kita menghargai semangat ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai dan bundo kanduang serta pemangku  jabatan lainnya, dalam gelar acara ini.

“Tahun-tahun berikutnya, PRM ini akan dikemas lebih baik dengan penguatan promosinya. Momentum PRM, dinilai mampu meningkatkan imtaq dan menggaiahkan semangat anak nagari mencintai budayanya sendiri,” tegas wawako.

MAN 2 Payakumbuh yang tampil sebagai juara umum, hanya merebut dua  gelar juara pertama, dalam nomor MSQ dan khutbah Jum’at. Kemudian tiga gelar  juara kedua dalam nomor MFQ, busana muslim putera dan puisi Islam putera. Sementara itu, SMAN 2 Payakumbuh berada di urutan kedua klasemen umum, dengan total nilai 18 poin, merebut dua gelar juara pertama dalam nomor puisi Islam putera dan bintang kasidah puteri. Kemudian, merebut dua gelar juara kedua (khutbah Jum’at dan busana muslim puteri) dan dua gelar juara ketiga (MSQ dan busana muslim putera.

Sedangkan, untuk kegiatan lomba yang hanya diikuti anak nagari dan  kecamatan, Nagari Koto nan Gadang, Payakumbuh Utara, terlalu kuat bagi 7 nagari lainnya di Payakumbuh. Nagari Koto nan Gadang merebut dua gelar juara pertama, dalam lomba pidato adat dan lomba baju adat lombak ampek.

Penutupan PRM I itu, selain dihadiri sekitar 500-an kelompok pengajian dari seluruh kecamatan, juga dihadiri Sekdako H. Benni Warlis, Asisten II Setdako Amriul, sejumlah anggota Muspida, Kepala Kantor Kementerian Agama  H. Salman S. Memed,  M.Ag, Kepala Pengadilan Agama H. Arinal, Ketua LKAAM, pengurus dari 8 nagari, bundo kanduang, camat dan Ketua GOW Ny. Hj. Rasyidah Suwandel serta sejumlah undangan lainnya.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*