Mari Lawan Aksi Teror, Tunjukkan Ajaran Islam yang Sesungguhnya, Islam yang Rahmatan Lil’alamin

Oleh: H Riza Falepi, ST. MT. Dt. Kaampek Suku*

H. Riza Falepi, ST. MT. Dt Kaampek Suku

H. Riza Falepi, ST. MT. Dt Kaampek Suku

Bismillah!

“Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia” (QS. Al Anbiya: 107).

Rentetan peristiwa teror belakangan ini cukup mengusik ketenteraman kita sebagai suatu bangsa. Dimulai dengan bentrok Narapidana dengan aparat kepolisian di Mako Brimob yang menyebabkan gugurnya lima anggota polisi dan satu narapidana, lalu Bom Bunuh diri di tiga gereja di Kota Surabaya yang juga merenggut puluhan korban termasu terduga pelaku pengebomam, dan terakhir serangan bom di Mapoltabes Surabaya.

Sebagai anak bangsa, kita mengecam keras aksi teror tersebut, kita layak mengutuknya. Atas dalih dan motif apapun, hal itu tidak layak dilakukan di bumi Indonesia yang menjunjung tinggi toleransi dan kebebasan umat beragama. Indonesia negara berketuhanan, dan setiap umat beragama dijamin menjalankan agama sesuai keyakinan masing-masing.

Satu hal yang kita sayangkan adalah munculnya stigma negatif yang secara tidak langsung ditujukan kepada umat Islam. Persepsi yang terbangun di mass media adalah pelaku beragama Islam dan “berjuang” atas nama Islam.

Hal tersebut tentulah sangat kita sayangkan, ibarat pepatah, karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Karena ulah segelintir orang yang beragama Islam dan menurut saya tidak benar memahami ajaran jihad dalam Islam, maka seluruh umat Islam kena getahnya.

Kita harus melihat sejarah Islam yang sebenarnya. Islam adalah rahmatan lil ‘alamin. Tidak ada keraguan didalamnya, karena itu termaktub dalam Alqur’an sebagai mana ayat yang kami kutip diatas.

Wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin adalah wajah yang ditunjukan oleh Nabi Muhammad SAW. Lihatlah peristiwa Fathu Makkah, Lihatlah Penaklukan Konstantinopel, Lihatlah Adab dan Akhlak Rasulullah dalam berperang. Sangat menjunjung tinggi nilai kemanusian.
Jauh berbeda dengan apa yang ditampilkan pelaku teror-teror yang justru menyudutkan Islam.
Kita prihatin dan bersedih. Kita turut berduka dengan timbulnya korban jiwa, kita berbelasungkawa kepada keluarga korban. Kita juga turut berduka dengan saudara kita umat kristiani yang menjadi korban.

Entah apa motif dibelakang semua ini. Entah apa target yang ingin dicapai oleh pelaku teror dan orang orang yang berada di balik serangan teror ini. Siapapun mereka, jelas mereka tidak ingin negara ini damai, mereka tidak ingin bangsa ini bersatu, dan mereka juga tidak ingin umat Islam Indonesia ini bangkit.

Ya, mereka tidak ingin ummat Islam bangkit dan bersatu. Yang mana tanda tanda kebangkitan dan persatun ummat itu sudah semakin kentara. Mereka tidak ingin Islam yang rahmatan lil’alamin itu hadir dibumi pertiwi.

Mari lawan aksi teror. Mari tunjukkan ajaran Islam yang sesungguhnya. Islam yang Rahmatan Lil’alamin.

Di atas semua kejadian dan apapun skenario yang ada dibelakangnya, skenario yang dibuat manusia, kita tetap yakin bahwa skenario Allah SWT adalah yang terbaik, sebagaimana termaktub dalam AlQur’an.

“Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya” (QS. Ali Imran : 54)

#Badaipastiberlalu

Wallahua’lam!

*Penulis adalah Walikota Payakumbuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*