MARTIN: PERMEN MERK LAZERI TIDAK MENGANDUNG NARKOBA

Padang-today.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang menguji permen merk Lazeri diduga mengandung narkoba yang dikonsumsi “DF” warga Solok.

“Saat ini sampel telah diuji terkait narkotika, psikotropika. Hasil uji menunjukkan hasil negatif atau sampel tidak mengandung narkotika,”kata Kepala BPOM Padang,Martin Suhendri di Padang.

Ia menjelaskan, karena sisa permen yang dimakan tidak ada lagi, pihak BPOM Padang membeli merk yang sama untuk dilakukan pengujian di pengujian laboratorium.

“Dari hasil sampel produk yang sama dibeli, permen merk Lazeri telah diuji di lab hasilnya tidak mengandung narkoba,”ungkapnya.

BPOM melakukan sampling dan pengujian terhadap sampel produk terutama untuk mengetahui kandungan narkoba. Dalam rangka perlindungan konsumen, lanjut Martin Suhendri BPOM beserta jajaran melakukan pengawasan intensif terhadap. Badan POM terus melakukan pengawasan untuk melindungi masyarakat dari produk yang berisiko terhadap kesehatan,”jelasnya.

Martin mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap isu-isu terkait obat dan makanan yang beredar melalui media sosial.

Masyarakat diharapkan juga dapat melakukan pengaduan lewat Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia,”ujarnya.

Masyarakat, harus menjadi konsumen cerdas dalam memilih produk obat dan makanan dengan “Cek KLIK” yaitu cek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa.

“Jika menemukan produk yang mencurigakan, masyarakat dapat menghubungi dan/atau melaporkan kepada BPOM,”imbuhnya.

Sebelumnya beredar informasi dimana warga Solok inisial “DF” diduga konsumsi permen merk lazeri mengadung narkoba. Warga tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum M.Djamil Padang ruangan HCU. Hasil dari uji sampel produk yang sama dilakukan BPOM Padang permen tersebut tidak mengandung narkoba. Permen merk Lazeri aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*