Masjid Terapung Menjadi Ikon Wisata Relegius di Kota Paiaman

Padang-today.com__Pemerintah Kota Pariaman, Sumbar, menghadirkan masjid terapung sebagai pusat pendidikan islam di daerah itu. Masjid yang dibangun menjorok akan menjelma menjadi destinasi wisata religi Sumatera Barat. Jika masjid ini selesai, wisatawan yang hadir tidak hanya lokal, namun juga nasional.

Hadirnya Masjid tersebut dapat menjadi pusat pendidikan Islam. Keberadaan masjid sebagai pusat pendidikan Islam juga wujud dari penerapan falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Masjid terapung dibangun oleh kontraktor pelaksana PT Bukit Intan Engeneering dengan anggaran sebesar Rp21.293.967.000 ini akan menjadi kawasan pusat kajian Islam di Kota Pariaman.  Selain mencetak Sumber Daya Manusia yang handal di bidang Katam Alquran, para penimba ilmu juga dibekali dengan perkembang islam.

Desain Masjid Terapung Pariaman terbilang unik. Pada sisi barat, bangunan masjid yang berada persis di atas permukaan laut, sepintas menyerupai lambung kapal. Mengerucut ke ujung. Rancangan seperti itu memiliki tujuan teknis, agar masjid tersebut tidak mengalami kerusakaan saat gelombang menghantam.

Para pengambil kebijakan  memperkirakan masjid terapung baru akan selesai beberapa tahun ke depan. Besarnya anggaran dana yang dibutuhkan, yakni sebesar Rp135 miliar, harus dikerjakan secara multiyears.

Asisten Administrasi Umum Nasir Ahmad Mewakili Gubernur Sumbar saat menghadiri pemancangan itu mengatakan, bangunan Masjid ini bukan saja untuk ibadah tetapi Pusat pendidikan dan pengembangan islam,

Perkembangan ekonomi karena akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Sumbar yg menganut sistem Adat basandi Syarak dan Syarak Basandi Kitabullah.

Ia berharap bangunan Masjid Terapung yang akan menjadi sebagai Ikon Kota Pariaman dalam Provinsi Sumbar  ini tidak hanya dibangun melalui APBD, namun dukungan pihak lain dalam mendukung percepatan pembangunan secara bergotong royong baik yg diranah maupun yang dirantau.

” Jangan sampai masjid ini dibangun ditingkatkan kwalitasnya saja, tapi mari kita bangun juga kwalitas dari sumber daya manusia, khususnya generasi muda sendiri yg juga menjadi kewajiban pemerintah dan pelaku kepentingan dalam mencapai manfaat dari masjid itu sendiri,” kata dia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pariaman, Nazifah mengatakan, Pembangunan Mesjid Terapung di Kota Pariaman yang menelan biaya 135 Miliyar akan direncanakan selesai hingga 3 atau 4 mendatang,

karena pembiayaan baru pada APBD Kota Pariaman. Sedangkan kemampuan APBD sangat terbatas. Oleh sebab itu Walikota Pariaman, Genius Umar sedang melobi pemerintah pusat untuk membantu pembiayaan pembangunan Mesjid Terapung sehingga bisa diselesaikan lebih cepat.

Pembangunan Mesjid Terapung Kota Pariaman merupakan salah satu program unggulan pemerintahan sekarang, sehingga harus diselesaikan selama pemerintahan Genius-Mardison.

Selain itu jika Mesjid Terapung sudah selesai akan ada Islamic Center di sana. Kegiatan keagamaan dan pusat studi Islam akan berada di lingkungan Mesjid Terapung

“Selain menjadi pusat berbagai ibadah umat Islam, masjid terapung ditargetkan menjadi destinasi wisata baru Pariaman. Keberadaan masjid ini, mempertegas visi dan misi menjadikan Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata yang religius,” tandasnya menghakiri. (suger)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas