Mayat Pria Berpakaian “Snorkeling” ditemukan Mengapung di Pantai Padang Bai

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Denpasar, PADANGTODAY.COM-Satu unit ambulans tiba di Instalasi Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Sabtu (13/6/2015).

Ambulans tersebut membawa janazah seorang laki-laki warga negara asing berkewarganegaraan Australia bernama Martin Cameron Snodgress (47).

“Bule ini sebelumnya hilang sejak Kamis (11/6/2015) lalu. Saat itu, ia sedang snorkeling dengan rombongannya,” kata salah seorang petugas yang membawa jenazah ke Instalasi Forensik RSUP Sanglah.

Jenazah Martin ini ditemukan pada Sabtu pagi (13/6/2015) dalam kondisi mengapung di pantai Padang Bai, Karangasem. Jenazah saat ditemukan masih lengkap menggunakan pakaian “snorkeling”.

Kepala Bagian SMF Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr IB Putu Alit menjelaskan, jenazah yang diterima pukul 13.30 Wita dan diperiksa pukul 14.00 Wita tersebut, sudah dalam kondisi membusuk. Namun, pihaknya tidak menemukan luka-luka tanda kekerasan pada tubuh jenazah.

“Waktu kematiannya sekitar 48-72 jam sebelum dilakukan pemeriksaan, karena kondisi jenazah sudah dalam keadaan membusuk dan wajah berwarna kehijauan. Korban juga mengalami pelebaran pembuluh darah balik dan mulai mengalami pembentukan gas pembusukan,” terang dr Alit

Ia juga menjelaskan, tanda-tanda tenggelam dari jenazah Martin tidaklah khas. Namun, karena jenazah yang masih menggunakan pakaian snorkeling, kuat dugaan WNA tersebut tewas karena tenggelam.

“Kita belum lakukan autopsi terhadap jenazah. Hingga kini jenazahnya pun masih dititipkan di kamar jenazah,” kata dr Alit.

(tribunnews/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas