Melirik Situasi Kamtibmas Satu Polisi Awasi 11 Desa

 

Kapolres Pariaman Gandung D Wardoyo.

Kapolres Pariaman Gandung D Wardoyo.

PARIAMAN, PADANGTODAY.com-Memang diakui dalam mengatasi persoalan situasi kamtibmas membutuhkan tenaga dan fikiran dan dukungan semua pihak. Tanpa semua itu mustahil persoalan kamtibmas dapat diatasi dengan seksama. Begitu juga dalam wilayah hukum Polres Pariaman, khusus Kota Pariaman.

Meski begitu Jajaran Polres Pariaman dibawah komando AKBP Gandung D wardoyo SIK dan berkerja sama dengan Walikota Pariaman H Mukhlis R serta Wakil Walikota Pariaman Genius Umar serta semua pihak terkait lainnya di Kota Pariaman, telah bertekat melakukan upaya tersebut dengan sebaik mungkin. Semua itu mereka lakukan untuk menjaga situasi kamtibmas di Kota Pariaman.

Lihat saja, dalam tahun 2015 ini, Jajaran Polres Pariaman menempatkan 1 orang personil Polri untuk mengawasi 11 desa. Personil Polri tersebut wajib membuat laporan kepada pimpinnya tentang situasi kamtibmas terkini di desa yang diawasi. Meski jumlah babinkamtibmas tersebut masih kurang, tapi babinkamtibmas tetap ditutup untuk maksimal melaksanakan tugas-tugasnya di lapangan.

Walaupun, sampai saat ini Jajaran Polres Pariaman masih terkendal dalam ungkap badar judi di wilayah hukumnya. Namun, Gandung D Wardoyo berharap dengan menempatkan personilnya pada setiap desa para pelaku judi atau pelaku kriminalitas dapat diatasi dan paling tidak bandar judi terbatasi gerakannya.

“Kita sampai sekarang masih mengalami kendala dalam ungkap bandar judi di wilayah kita. Meski begitu kita tetap berusaha mengungkapnya. Untuk itu kita tempatkan babinkamtibmas setiap desa, meski satu orang personil kita awasi 11 desa dan masih kurang, tapi kita bertekat untuk berkerja semaksimal mungkin dengan dukungan semua pihak,” kata Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo SIk saat penyampaian Rencana Kerja Anggaran (RKA) Polres Pariaman kepada personilnya di Aula Mapolres Pariaman, Senin, kemarin.

Kata Kapolres Pariaman yang didampingi Wakapolres Pariaman Kompol Arsyal Mahdi, di Polsek Kota Pariaman ditempatkan 8 orang personil yang akan awasi 55 desa dan 16 keluarahan. Mereka diwajibkan membuat laporan tentang perkembangan desa tersebut, khusus situatasi kamtibmasnya.

Atas dasar itu kata Gandung D Wardoyo, ia meminta kepada personil tersebut untuk rutinitas melakukan pertemuan dengan semua lampisan masyarakat pada setiap desa dan kelurahan serta nagari yang menjadi pengawasannya.

“Personil kita wajib turun ke tengah-tengah masyarakat dalam memberikan penyuluhan hukum. Mereka harus melakukan pertemuan dengan kepala desa, walinagari, kelurahan. Pertemuan tersebut dibuktikan dengan laporan mereka masing-masing kepada saya. Apalagi babikamtibmas ini diberikan honor per bulan Rp 1,1 juta,” ujarnya.

Tidak ada lagi istilah katanya, babimkamtibmas tersebut malas melaksanakan tugas. Semua itu penting dilakukan babinkamtibmas agar situasi wilayah hukum Polres Pariaman dalam kondisi aman dan terkendali setiap saat.

Kemudian katanya, di Polsek Kampung Dalam ditempatkan 2 orang personil untuk awasi 5 nagari, Polsek Sungai Limau 6 orang personil awasi 6 nagari, Polsek Sungai Geringging 2 orang personil awasi 4 nagari dan Poslek Aur Malintang 2 orang personil awasi 5 nagari.

Dengan ditempatkan personil babikamtibmas tersebut katanya, segala jenis kriminalitas dan kasus laka lantas dapat ditekan dalam wilayah hukum Polres Pariaman ini. Apalagi kasus laka lantas dalam wilayah hukumnya akan selalu diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Tidak ada istilah damai dalam persoalan laka lantas.

Tak heran lagi katanya, kasus laka lantas dalam wilayah hukumnya, selama tahun 2014 menurun dari tahun 2013. Sebab, para penguna jalan raya dalam wilayah hukum Polres Pariaman akan selalu hati-hati dalam berkendaraan. Sebab, mereka tidak ingin tertimpa kasus laka lantas.

Lihat saja katanya, kasus laka lantas tahun 2014 terjadi 126 kasus, tahun 2013 terjadi 204 kasus. Artinya, kasus tersebut menurun 38 parsen. Begitu juga korban meninggal dunia juga menurun, tahun 2014 sebanyak 30 orang dan tahun 2013 sebanyak 33 orang.

“Mudah-mudahan dengan penempatan babinkamtibmas tahun 2015 ini semua kasus kriminalutas dan laka lantas dalam wilayah kita ini terus menurun. Namun demikian tentu dukungan semua pihak sangat menentukan. Artinya, kesadaran semua masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga situasi kamtibamas agar selalu dalam kondisi aman dan terkendali,” papar Gandung D Wardoyo.

Kemudian Kasat Binmas Polres Pariaman Iptu Guspriadi kepada wartawan menyatakan, seorang babin kamtibmas Jajaran Polres Pariaman tidak hanya dikenal masyarakat, tapi mereka harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan.

“Semua babinkamtibmas harus bisa menekan konflik yang ada ditengah masyarakat dan juga kepada semua personil babin dapat menekan kasus (3c) curat ,curanmor dan curas dalam wilayah hukum Polres Pariaman. Sebab, kasus 2 C sampai sekarang masih tergolong tinggi wilayah kita ini,” ujarnya.

Jadi katanya, apapun kegiatan masyarakat desa maupun nagari babin harus berada di tempat tersebut. Mereka semua tidak dibolehkan berdiam diri. Mereka harus memberikan kontribusi ataupun masukan ataupun ide kreatif sebagai panutan bagi masyarakat dalam wilayahnya.

“Apalagi kita memberikan kendaraan operasional roda dua untuk memudahkan proses kerja babinkamtibmas. Kita meminta kepada semua pihak dalam wilayah hukum Polres Pariaman juga awasi dan pantau tugas mereka dilapangan. Kalau ada tindakan seorang babinkamtibmas yang keluar dari norma-norma segera laporan kepada pimpinnanya,” tambahnya. (nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas