Menakar Peran Ninik Mamak, Polri Gelar Sarasehan di Payakumbuh

payakumbuh-polisiPAYAKUMBUH, PADANGTODAY.COM -Menakar peran ninik mamak di saat sekarang ini tidak perlu lagi ditawar-tawar. Perannya sudah sangat urgen menerapkan aturan, memastikan anak kemenakan untuk patuh terhadap undang-undang yang ada di negara ini.

Advertisements

Begitu yang disampaikan oleh Direktur Pembinaan Masyarakat Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Kombes Imron Cori dalam Sarasehan Revitalisasi Fungsi, Tugas, dan Peran Tungku Tigo Sajarangan. Sarasehan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Payakumbuh Utara, Senin (27/10) ini dimaksudkan untuk mewujudkan dan memelihara dunsanak tentram di Kota Payakumbuh.

Menanggapi pertanyaan Rakyat Sumbar menyoal banyaknya kini anak-anak pelajar yang kian ugal-ugalan di jalan raya, Kombes Imron Cori menyebut peran penting ninik mamak saat ini sudah harus menyentuh ke hati anak kemenakannya itu. Sebab, jika dibiarkan melanggar aturan, maka yang akan menanggung risiko, jelas seluruhnya, anak kemenakan dan ninik mamak.

”Jika terjadi kecelakaan misalnya, yang akan berisiko tinggi itu pengendara yang tidak berhelm. Jika anak kemenakan kita tidak lagi bisa patuh begitu saja sebab ditindak, maka ninik mamak, turunlah dan berikan tauladan serta pengajaran,” demikian Kombes Imron Cori.

Sarasehan yang sekaligus Sosialisasi Kamtibmas yang diselenggarakan kerja sama Polri dan Palanta Kamtibmas Kota Payakumbuh itu, juga dihadiri oleh Dekan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Zaitul Ikhlas Sa’ad, Kapolsek Kota Payakumbuh Kompol Bastinopel, dan Camat Payakumbuh Utara Nofriwandi SH MM.

Hadir di sarasehan itu selaku peserta; Para Lurah, Ketua LPM dan tokoh masyarakat seluruh kelurahan di Kecamatan Payakumbuh Utara. Disebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi akan keamanan dan ketertiban masyarakat serta tindakan yang dibutuhkan  untuk mencapainya.

Seratusan masyarakat hadir di kegiatan yang diharapkan menghasilkan ketentraman di masyarakat. Karena di dalam masyarakat adat, harapan peran serta niniak mamak, cadiak pandai, alim ulama, dan  bundo kanduang dalam setiap kegiatan makin positif serta menjaga situasi kian kondusif.

Kota Payakumbuh, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kota Padang dipilih sebagai daerah percontohan oleh Polri, guna penanaman semangat adat taat aturan ini.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*