Mendengar Laporan Ada Warganya Yang Hilang, Wakil Bupati Limapuluh Kota dan Basarnas Susuri Hutan Hingga Tengah Malam

Mendengar Laporan Ada Warganya Yang Hilang, Wakil Bupati Limapuluh Kota Dan Basarnas Susuri Hutan Hingga Tengah Malam

Mendengar Laporan Ada Warganya Yang Hilang, Wakil Bupati Limapuluh Kota Dan Basarnas Susuri Hutan Hingga Tengah Malam

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Mengetahui salah seorang warganya yang dilaporkan hilang, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan beserta Basarnas dan warga serta Relawan Bukittinggi Rescue Team, langsung turun ke lapangan melakukan pencarian terhadap salah seorang warga Jorong jambak Nagari Banja Laweh Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu, (23/2/2019).

Selain melakukan operasi pencarian yang difokuskan disekitaran hutan serta bukit, Wabup Ferizal Ridwan juga mendatangi rumah keluarga korban untuk memberikan semagat dan dukungan serta menunjukan rasa keprihatinan terkait musibah yang menimpa.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kita bersama perangkat nagari dan Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota serta relawan, langsung melakukan pencarian menelusuri hutan yang diduga sempat dilalui korban, sekaligus mendatangi kediaman keluarga korban untuk menunjukan rasa prihatin,” ungkap Wakil Bupati yang akrab disapa Buya itu.

Selaku Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota Robi Saputra, melalui Komandan Lapangannya Riko Pradinata mengatakan, saat ini pihaknya dibantu relawan Bukittinggi Rescue Team (BRT) serta warga, tengah melakukan penyisiran disekitar lokasi serta tempat yang di curigai.

“Saat ini kita melakukan operasi pencarian gabungan yang dibantu oleh anggota relawan Bukittinggi Rescue Team serta warga yang didampingi Wakil Bupati Limapuluh Kota. Operasi gabungan ini kita lakukan dengan cara menyisir tempat-tempat sekitar rumah korban yang kita curigai telah didatangi korban serta sempat telah dilalui korban.” tutur Riko.

Sementara itu Wali Nagari Banjalaweh, Sastri Rais mengatakan, jika Jauni Datuak Marajo (88) yang bersuku Mandailiang, hilang secara misterius sejak Kamis lalu (21/2/2019).

“Beliau adalah Datuak Ka Ampek Suku di kampung kami. Jauni Datuak Marajo memang sudah berusia uzur, tapi dia masih sehat dan belum pikun. Hanya tubuhnya saja yang mulai bungkuk. Sehari-hari, Jauni tinggal bersama anaknya Nepi dan Maizul.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas