Mengais Rezeki dengan Buku Agama Islam


Padang-today.com__Banyak cara yang dilakukan oleh pensiunan untuk mengais rezeki agar dapat mempertahankan ekonomi kehidupan keluarganya.

Sebut saja Yusnar (64) salah satu pensiunan  di Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Pariaman di Pariaman, Kamis (28/11/2019) ketika berbincang bincang dengan www.padang-today.com, menyebutkan, ia mulai mengeluti jualan buku agama islam semenjak tahun 1988. Hingga kini masih ia lakukan untuk menambah ekonomi kehidupannya.

“Saya pensiun pada tahun 2017 sebagai tenaga pengawasa di dinas pendidikan. Untuk mempertahankan kelangsungan hidup, saya masih lakukan berdagang buku agama ke kantor-kantor,” kata Yusnar di Komplek kantor Bupati Padang Pariaman.

Ia mengatakan, dirinya sudah cukup lama berdagang buku-buku tentang agama islam. Dari berbagai macam buku yang dia bawa, tiap harinya laris sekitar 5 buku.

Buku tersebut terkait dengan ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kata dia, ada pemgetahuan umum tentang islam.

“Buku ini berisi tentang bagaimana menjadi istri yang islami, tuntunan shalat, buku tentang hak dan bathil menurut islam, Alquran dan lain-lainya,” kata dia.

Selain itu, ia juga menjual asesories terkait dengan nuansa islam. Ada tasbih terbuat dari batu alam untuk ketahan stamina.

“Tasbih yang saya jual ini terbuat dari batu alam yang fungsinya untuk memperlancar peradaran darah,” kata dia.

Untuk satu buah buku agama islam dalam pandangan wanita muslim, yusnar menjual Rp 20.000 hingga 50.000. Sedangkan untuk aksesoris, seperti gelang tasbih, kalung tasbih dan lainya, dijual seharga Rp.30 ribu hingga 50 ribu rupiah.

Diakuinya, dari satu buku dia mendapat untung Rp 5 ribu. Yusnar mulai berdagang dari pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Yusnar mengakui sudah mengeluti dagangan itu sejak ia masih menimba ilmu di perguruan tinggi Tarbiyah di Pariaman.

Hingga kini, jelasnya, setelah pensiunan terkadang berjualan di luar daerah lainya seperti Agam dan Pasaman.

“Saya sudah pensiun, berdagang keliling dengan sepeda motor ke berbagai daerah, yang ada di Sumbar,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain berdagang keliling ia juga menulis buku terkait dengan islam.

Dengan mensyukuri nikmat yang ia dapat hari ini dari hasil dagangnya itu, ia masih tangguh dalam mengais rezeki. (herry suger)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas