Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa Membagi-Bagikan Rokok Pada Suku Anak Dalam

Ilustrasi rokok

Ilustrasi rokok

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membagi-bagikan rokok pada Suku Anak Dalam. Pembagian rokok yang dilakukan saat kunjungan ke Jambi beberapa waktu lalu tersebut dicurigai oleh Solidaritas Advokat Publik untuk Pengendalian Tembakau (SAPTA). SAPTA menilai hal yang dilakukan Khofifah bermuatan pesan dari sponsor di belakang politikus PKB tersebut.

Terkait tudingan tersebut, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai, seharusnya pihak yang menudingnya tersebut seharusnya ikut bersamanya guna memahami kondisi yang sebenarnya terjadi, utamanya terkait kearifan lokal di daerah tersebut.

“Kalau dokumentasinya ada kasih lah bahwa saya bagi ke anak. Share saja ke saya deh. Saya pikir turun ke sana gitu kalau anak itu umur berapa dia punya bukti apa. Lebih baik turun kesana supaya tahu kearifan lokal,” ujar Khofifah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/3).

Khofifah meminta semua pihak yang menuduhnya untuk lebih banyak mempelajari adat istiadat setempat di mana Suku Anak Dalam paling suka diberi rokok. Dengan demikian, pihak-pihak tersebut lebih bisa melihat suatu masalah secara obyektif.

“Turun kesana saya sih lebih banyak mengajak anda turun kesana pahami adat istiadat mereka kenali bagaimana cara bersapa dengan mereka, jangan memotret atas nama multikultur lho yaa. Kultur lokal dipotret dengan kacamata Jakarta itu pasti tidak arif. Jadi jangan memotret kultur lokal dengan kacamata Jakarta. Bagus kalau anda turun ke sana bawa pendamping lakukan assessment,” papar Khofifah.

Apabila pihak-pihak tersebut sudah mempelajari kearifan lokal, lanjut Khofifah, dirinya yakin tidak akan ada tudingan seperti itu terhadap aksinya tersebut.

“Jadi saya minta turun selami adat istiadat mereka baru memberikan statement jangan motret tradisi lokal dengan kacamata Jakarta sangat tidak wise. Tanya kepada pendamping-pendamping yang sudah melakukan pendampingan di orang dalam selama bertahun-tahun, tanya kepada mereka,” ujarnya.

Khofifah pun membantah dalam kunjungan kerja itu ada sponsor salah satu perusahaan rokok. “Tolong diperiksa seujung-ujung semut ya kalau ada, saya tertarik untuk menginvestigasi orang yang menuduh itu. Cari kalau ga ada di lubang tikus atau di lubang semut adakah sponsor yang mengikuti kunjungan saya apalagi mendanai apalagi membiayai dan seterusnya. Saya ingin objektif sajalah, mari kita bangun dengan pemikiran objektif, ya gak imajiner,” tegasnya.

(siw/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*