Menyilau Kampung Tenun Balai Panjang, Berhasrat Mendirikan Koperasi

Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh, Heny Riza Falepi Bersama Putri Indonesia Melhat Lansung Pembuatan Kain Tenun Di Balai Panjang Kota Payakumbuh

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Di tengah terik cahaya matahari, lima orang wanita muda asik memperhatikan pola motif yang tergantung didepan alat tenun. Ya, mereka memikirkan motif apalagi yang mau dibuat atau dilanjutkan meranjutnya hari ini. Pemandangan tersebut ditemuai dirumah bagonjong permanen yang berlokasi di Tangah  Padang (sebelumnya SMAN 5 Payakaumbuh), Kelurahan Balai Panjang, Nagori Limbukan, Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh.

Bangunan permanen bagonjong itu dinamakan Pondok Promosi dan Galery Tenun produk Balai Panjang yang berdiri megah sejak bulan Desember tahun 2016 lalu. Selain dirumah masing-masing,  ya di pondok promosi inilah lebih kurang 30 orang anggota Kelompok Tenun Balai Panjang berkerja dan berkarya, ujar Effendi Ketua kelompok tenun ini kepada Bulettin Parlementaria pada saat itu menginformasikan.

“Selama ini produk tenun kami dipromosikan di Pondok Promosi Ngalau Indah saja. Sekarang sudah bertambah satu lagi tempatnya,” ulas Effendi.

Kelompok tenun yang dipimpin Effendi ini terbentuk tahun 2013 lalu, dan selama ini akunya menjawab pertanyaan, belum pernah lagi mendapat modal kerja dari Pemko melalui dinas terkait.

“Keinginan atau hasrat kami sekarang adalah ingin mnembentuk sebuah koperasi yang berbadan hukum. Mudah-mudahan akan terwujud dalam tahun ini. Kalau wadah koperasi sudah ada, tentu ada kemungkinan jalan lain mencari sumber dana untuk modal,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, persoalannya sekarang, kalau ada order yang banyak, jelas kami belum sanggup memenuhinya, karena modal yang minim tadi. Bagaimana  akan membeli bahan baku benang dari Silungkang  dan perangkat pendukung lainnya kalau modak minim, aku Effendi.

Berbicara harga produk tenun, Efenjdi menyebutkan angkanya bervariasi, mu;ai dari Rp. 400 ribu untuk sebuah bahan kemeja panjang tangan hingga jutaan rupiah.

Waktu berlangsungnya acara Payakumbuh Barolek Godang di Medan Nan Bapaneh dulu, produk songket dan tenun Balai Panjang ini cukup mendapat perhatian dan tempat dihati masyarakat pengunjung. Melalui Dekranasda Kota Payakumbuh juga berperan mempromosikan produk-produk kami, sebut Effendi.

Terakhir ia menghimbau kepada semua pihak, bahwa  Pondok Promosi dan Galerry tenun Balai Panjang terbuka untuk umum buat dikunjungi.

“Kami dengan tangan terbuka menunggu kedatangan tamu,” ulasnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas