Meski Lolos, Beberapa Pemain Timnas U-23 Alami Cedera

latihan ti,mas u-23.

latihan ti,mas u-23.

Advertisements

INCHEON, PADANGTODAY.com-Keberhasilan Timnas menang dengan skor 4-0 dari Maladewa di laga kedua grup E Asian Games, kemarin (18/9) membuat Timnas otomatis lolos.

Tapi, ada masalah bagi skuad Garuda Muda karena kapten tim andalan mereka, Dedi Kusnandar harus ditandu ke luar lapangan jelang pertandingan usai.

Pelatih Timnas Aji Santoso menjelaskan, bahwa Dedi menderita cedera di lutut kanannya karena berbenturan dengan pemain Maladewa. Karena cedera itu pula, Dedi harus langsung dibawa ke rumah sakit.

“Tadi saya kira tidak begitu parah. Tapi dokter tim (Agus Manurung) langsung meminta mengantarkan Dedi ke rumah sakit,” ucapnya usai pertandingan.

Menurut Aji, parah tidaknya cedera Dedi sejatinya bisa disebut parah karena melihat dia kesakitan saat ditandu dan kondisi lututnya yang sedikit bengkak. Namun, dia belum bisa memastikan berapa lama pemain Persebaya itu harus beristirahat.

“Saya tidak bisa memastikan seberapa parah. Karena itu dia dibawa ke rumah sakit untuk di MRI (magnetic resonance imaging),” tutur pelatih asal Malang tersebut.

Selain Dedi, pemain lain yang sempat terlihat kesakitan usai pertandingan adalah Ramdhani Lestaluhu dan Ahmad Jufriyanto. Kedua pemain itu terlihat dibebat lututnya menggunakan es batu.

Sementara itu, penjaga gawang Andritany Ardhyasa mengaku sudah pulih. Dia sempat kesakitan di bagian bawah lututnya. Namun, setelah dibebat es batu, luka memar itu sudah tidak terlalu sakit. Karena itu, dia mengaku siap untuk “berlatih kembali.

Melihat kondisi ini, Aji belum mau berbicara banyak. Hanya, dia senang karena di dalam laga terakhir melawan Thailand 22 september, Timnas bisa tenang karena setidaknya tiket lolos sudah di tangan.

“Bagi saya pemain yang saya bawa seluruhnya sama, sama-sama bagus. Karena itu “siapaun yang diturunkan harus siap. Bagaimana keputusannya, tunggu perkembangan,” tegasnya.

Sementara itu, Ramdhani yang ditemui terpisah menuturkan bahwa dia sempat merasa kesakitan sehingga harus diganti pada menit ke-79.

“Lutut kanan tadi agak kerasa. Mudah-mudahan waktu istirahat ini cukup. Kalau saya sih masih bisa main,” terangnya.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Jufriyanto. Pemain Persib Bandung itu merasa kaki kananya cenat-cenut. “Tapi, dia merasa beruntung karena di pertandingan terakhir nanti, tensinya sudah tidak terlalu tinggi.

“Besok istirahat total, latihan jangan terlalu keras. Nanti agar bisa cepat pulih dan seratus persen lagi,” ungkap dia.

Untuk mengembalikan kondisi pemain dan memberikan waktu recovery, sesi latihan hari ini diputuskan untuk diliburkan. Pemain akan berada di athlete village untuk istirahat dan menikmati waktu kosong mereka. (aam/dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*