Milad ke 89, MA KMM Lahirkan Generasi Haflah Tahfidz 30 Juz

Padangpanjang—Madrasyah Aliyah Kulliyatul Muballighien Muhammadiyyah (MA KMM) Kauman Kota Padangpanjang gelar Resepsi Milad ke-89 dan Wisuda Haflah Tahfidz Qur’an ke-VIII di Halaman MA KMM Kauman, Sabtu (26/1).

Acara tersebut turut dihadiri Kakanwil Kemenag Sumatera Barat yang diwakili Kabag TU  H. Irwan, M.Ag, Walikota Padangpanjang Fadly Amran, BBA, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Dr. Bakhtiar, M.Ag, Kepala Kantor Kemenag Padangpanjang yang diwakili Kasubag Tata Usaha Wahyu Salim, S.Ag Kepala MA KMM Derliana, MA serta Orang Tua murid wisuda Tahfidz dan tamu undangan.

Fadly menyampaikan, selamat kepada MA KMM Kauman yang telah berhasil mewisuda anak-anak didiknya bahkan semua yang diwisuda sudah hafal beberapa jus Al-qur’an.

“Semoga kedepannya MA KMM Kauman semakin sukses karena masih banyak tantangan yang akan dihadapi lagi, terlebih lagi perkembangan teknologi saat ini sangat cepat, takutnya anak – anak kita terpengaruh nantinya,”

Fadly juga berpesan bahwasanya guru-guru di MA KMM jangan sampai lengah terus pantau dan motivasi anak-anak didiknya.

“Semakin kuat teknologi saat ini, semakin kuat pula kita mengarahkan anak-anak kita ke yang lebih baik,” ucap Fadly.

Mari sama-sama tanamkan nilai-nilai yang positif, ajarkan semua ilmu yang dimiliki agar nantinya bisa bersaing dengan daerah luar, baik bersaing dalam beribadah, dakwah, dan lain sebagainya, ajak Fadly.

Sementara itu Irawan mengucapkan selamat dan sukses untuk anak-anak MA KMM yang wisuda hari ini.

“Mari kita sukseskan anak-anak kita ini dari lingkungan kecil ini, bentuk kontribusi terhadap kemajuan Padangpanjang”, ujarnya.

Selain itu Bakhtiar juga menyampaikan jangan berhenti sampai disini, perjalanan yang akan ditempuh masih panjang.

“Jangan kita merasa puas dan berhenti disini saja, cari lah dan gali lah ilmu ini setinggi-tingginya masih banyak hal kedepan yang akan kita hadapi”, ucapnya.

Selanjutnya Derliana mengatakan anak-anak yang diwisuda ini adalah mereka yang terpilih dan sudah menghafal beberapa jus Al-Qur’an bahkan sampai 30 juz.

Milad ini bertemakan “Membangun Jembatan Hati, Mencetak Kader Cerdar Qur’ani”.

“Semoga mereka bisa menjadi kader yang mampu mengembangkan Muhammadiyah dimana pun berada, mereka tentunya tidak selesai berjuang sampai disini saja masih banyak pengalaman dan pelajaran yang akan dihadapi ananda ini nantinya,” tambah Derliana.

Dari 71 siswa kelas XII yang tahfidz, hanya 55 siswa yang hari ini diwisuda dikarenakan telah lulus standar kelulusan dalam hafalan.

“Ada 4 wisuda tahfidz yang menjadi pemuncak dengan hafalan 30 juz, yakni Imam Rahmatullah, Faisal Fajri, Miftahul Jannah dan Nurisal Amri,” sebutnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas