Miliki Aset Senilai Rp 3 Milyar, Kelompok SPP APM Batu Batikam Juga Putarkan Dana Hingga Rp 6,2 Milyar

Fhoto : Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma saat membuka Musyawarah Akhir Tahun (MAT) 2017 APM Batu Batikam, Sabtu (24/02) di Gedung Serbaguna Kantor Camat Lima Kaum.(ddy)

TANAH DATAR, www.padang-today.com,- Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Amanah Pemberdayaan Masyarakat (APM) Batu Batikam Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar, hingga 2018 ini miliki aset senikai Rp. 3 miliar lebih dengan perputaran atau rotasi dana dikelompok tersebut juga mencapai Rp. 6,2 miliar.

Dengan keberhasilan itu, ucap Ketua Badan Pengurus Perkumpulan APM Batu Batikam Syufrial, adalah berkat kegigihan, komitmen dan kerjasama yang baik yang diterapkan oleh anggota kelompok hingga saat ini sudah mencapai 1.100 orang anggota yang terbagi dalam 84 kelompok.

Sejak awal berdiri BPP tahun 2007 silam, di Kecamatan Lima Kaum telah mendapat bantuan dari Kemendagri  melalui program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM-PPK) untuk fisik 75 % dan non fisik 25 %  berupa pinjaman bergulir kepada kelompok SPP ini dengan sasaran pengentasan kemiskinan secara bergulir.

Hal itu disampaikan Syufrial dalam sambutannya di Musyawarah Akhir Tahun (MAT) 2017 APM Batu Batikam, Sabtu (24/02) di Gedung Serbaguna Kantor Camat Lima Kaum yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, Anggota DPRD Tanah Datar, Camat Lima Kaum Afrizal, Forkopimca, Wali Nagari se-Kecamatan Lima Kaum, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Ia menambahkan, dengan kegigihan pemerintah daerah mendorong pengurus kelompok SPP, program ini terus berlanjut hingga tahun 2014. Dan Kecamatan Lima Kaum kembali meneeima bantuan melalui program Nasional tersebut.

“Tapi saat ini namanya berubah menjadi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd). Sampai berakhirnya program Nasional itu, dan sesuai dengan keputusan pemerintah pusat, kami tetap eksis dan bertekat untuk terus maju, hingga munculnya bantuan pemerintah yang baru yaitu Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) sekaligus tawaran untuk berbadan hukum bagi kepengurusan kelompok SPP,”  ucapnya.

Seiring dengan bergantinya tahun hingga 17 Nopember 2017, lanjut Syufrial, nama kepengurusan pun berubah dari DAPM Batu Batikam menjadi APM (Amanah Pemberdayaan Masyarakat) yang sudah berbadan hukum.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, saat membuka secara resmi Musyawarah Akhir Tahun (MAT) 2017 APM Batu Batikam tersebut, mengingatkan jika kelompok ini memiliki  dana yang tidak sedikit dan harus di manage dengan baik.

Wabup, sebutkan dengan cukup besarnya dana SPP ini diharapkan dapat merubah pola fikir anggota kelompok dari konsumtif ke produktif sehingga berakibat pada peningkatan perekonomian keluarga.

“Kedepan agar dana ini terus meningkat, jangan ada perselisihan dalam kepengurusan, mari maju bersama terus tingkatkan kesadaran dalam pengembalian dana pinjaman sehingga kelompok SPP kita ini semakin besar dan berkembang,” tutur Zuldafri.

Musyawarah akhir tahun yang dihadiri lebih dari seribu anggota kelompok dari kaum hawa itu berlangsung meriah karena ditutup dengan dendang Kim bertabur hadiah.(ddy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas