Minyak Tanah Berwarna Gelap Beredar di Batusangkar

 Minyak tanah yang di berwarna sangat gelap di kota Batusangkar.


Minyak tanah yang di berwarna sangat gelap di kota Batusangkar.

Advertisements

Batusangkar, PADANGTODAY.com-Beredar BBM jenis minyak tanah yang berwarna sangat gelap beberapa hari ini di daerah Batusangkar, dari hasil pengamatan PADANGTODAY.com di beberapa Pangkalan minyak tanah terlihat warna minyak tanah yang gelap sangat berbeda dengan warna minyak tanah yang biasa kita lihat.
Pak Kuriak (58) seorang karyawan salah satu pangkalan di daerah bukik gombak Batusangkar mengatakan bahwa minyak tanah ini di terima pangkalan memang seperti ini kondisinya dari mobil tangki pertamina yang biasa mendistribusikan ke tempatnya, menurut keterangan sopir tangki warna minyak tanah yang seperti ini karena minyak tanah tersebut baru turun dari kapal.

“Biasanya kami menerima minyak tanah dari mobil tangki tiap tiap hari senin, namun untuk kali ini kami menerima pada hari Selasa, katanya sopir tangki kapal yang mengantar minyak tanah terlambat datangnya”, ujar kuriak.

Salah seorang ibu yang mengunakan minyak tanah berwarna gelap ini mengeluhkan minyak tanah jenis gelap ini, karena ketika ia mengunakan di kompornya, ia merasa sedikit waspada karena ketika kompor di nyalakan apinya mengeluarkan asap sedikit lebih banyak daripada mengunakan minyak tanah yang tidak berwarna. Di tempat berbeda ada seorang ibu yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan sejak ia mengunakan minyak tanah yang berwarna ini kompornya menjadi bocor, padahal kompornya baik baik saja sebelumnya.

Di hubungi PADANGTODAY.com Dodi Kabid Pertambangan dan Energi dinas Koperindagpastam kabupaten Tanah Datar mengenai warna minyak tanah yang sangat gelap ini ia mengatakan belum mengetahui dan mendapat khabar tentang hal ini.

“Kami akan segera mengecek hal ini ke beberapa Pangkalan minyak tanah yang ada di Batusangkar, dan jika ada indikasi yang mencurigakan terhadap minyak tanah ini kami akan segera melakukan konfirmasi ke Pertamina sehubungan warna minyak tanah ini”, kata Dodi.

Mengenai harga HET (harga eceran tertinggi) perliter minyak tanah, dinas pertambangan menyatakan tidak mengetahui secara pasti, karena SK mengenai harga ini di buat oleh Badan TASKIN kabupaten tanah Datar. Sementara itu harga jual dari pangkalan kepada penjual eceran saat ini untuk 1 liter minyak tanah adalah sebesar Rp 4.200,- per liternya dan masyarakat di daerah Batusangkar harus menyiapkan uang berkisar Rp 7.000,- per liternya untuk membeli minyak tanah eceran di warung-warung yang ada. (romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*