Muhadjir Effendi, Hati-hati Membeli Produk Cina

Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof DR. Muhadjir Effendy M.AP Meresmikan SMK Global Pariaman, Minggu 23-04-2017 di Pariaman

Padang-today.com__Hati-hati membeli produk Cina, sebab tidak semua produk cina itu bisa dikatakan halal. Sebab Cina saat ini sudah memproduksi berbagai produk, baik itu untuk rumah tangga maupun untuk dikosumsi oleh kita sendiri. Hal ini disampaikan Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi  saat meresmikan SMK  Global Pariaman, Minggu 23-04-2017.

“ Cina sekarang sangat agresif dalam manifucture, bahkan pruduk cina telah merambah ke timur tengah. Belakangan ini ditemukan produk cina dalam bentuk sejadah dan beberapa produk lainya yang bahannya dari bulu Babi. Bahkan Cina itu ada namanya Tahun Babi, untuk itu hati-hati dalam membeli produk cina,” kata Muhadjir.

Katanya, Pemerintah Ri pada saat ini sedang menitik beratkan ada 4 sektor yakni, pariwisata, pangan, kelautan dan Industri Kreaktif. Karena 4 sektor itulah peluang  Indonesia  yang masih tersisa untuk berkompetisi dengan negara lain.

Dijelaskan, Dewasa ini Indonesai tidak mungkin dapat bersaing dengan Negara Cina yang sedang gencar-gencar dalam manifucture, dan ini telah dilakukan Cina dalam mengembangkan produknya di berbagai Negara yang ada di dunia ini.

“Cina saat ini sangat menguasai pasar global, berbagai pruduk-produk telah diluncurkan dan telah merambah di seluruh dunia,” Terangnya.

Namun, jelas Kemendibud, untuk bidang pariwisata dan budaya mereka harus melirik dan belajar ke Indonesia. Untuk itu pemerintah Kota Pariaman untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan budaya serta pariwisata yang ada di daerah ini.

Kota Pariaman, tambah Muhadjir, sangat kaya dengan Sumber Daya Alam ‘SDA’,  untuk mengelola Sumber Daya Alam itu harus melahirkan dan mencetak Sumber Daya Manusia yang lebih handal dan lebih baik yang siap untuk bersaing dengan daerah lainya.

Ia berharap, dengan hadirnya SMK Global ini dapat mencetak manusia yang siap handal dan kreatif yang dapat bersaing dengan daerah lainya dalam pengembangan daerah, khusunya Kota Pariaman, Sumatera Barat pada umumnya.

Ia melanjutkan, sesuai dengan Peraturan Mentri no 35 setiap sekolah itu diperbolehkan untuk memungut biaya dari orang tua murid, sepanjang uang tersebut digunakan oleh kepentingan sekolah itu sendiri.

“Untuk ingin maju sekolah dalam berkompetisi dengan sekolah lainnya, sekolah tersebut harus memajukan dan megembangkan sekolah itu sendiri dengan di dudukung dar segala pihak untuk kemajuan sekolah tersebut. Untuk itu setiap sekolah di bolehkan untuk memungut biaya dari orang tua murid demi kepentingan sekolah itu,” tandasnya menghakiri. (sgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas