MUI Keluarkan Fatwa Bolehkan Aborsi

Majelis Ulama Indonesia

Majelis Ulama Indonesia

Advertisements

Jakarta, PADANGTODAY.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan kontroversi Fatwa bahwa boleh aborsi jika usia kandungan tidak lebih dari 40 hari, tetapi kalau usia janin sudah lebih dari 40 hari maka hukumnya haram.

Demikian Fatwa tersebut dikatakan Ketua MUI Amidhan, disela Rakernas MUI di Hotel Sultan, Rabu (13/8) siang ini.

“MUI sudah mengeluarkan fatwa soal aborsi. Mengapa setelah usia janin di atas 40 hari haram diaborsi, karena pada usia itu sudah ditiupkan roh. Jadi itu namanya membunuh bayi,” kata Amidhan.

Sebelumnya, Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014, salah satu di antaranya membolehkan korban perkosaan yang hamil melakukan aborsi.

Amidhan menjelaskan dalam keadaan sangat darurat boleh dilakukan aborsi, yang mana hal itu menyangkut keselamatan nyawa seorang wanita. Seperti aborsi untuk menyelamatkan seorang ibu karena kalau tetap melahirkan maka dikhawatirkan ada resiko bagi keselamatan si ibu.

Selain itu, lanjut Amidhan, boleh dilakukannya aborsi untuk korban perkosaan karena mereka adalah korban, bukan karena suka sama suka dan sepakat untuk berzina.

“Akan menimbulkan traumatik bagi wanita korban perkosaan kalau tetap melahirkan. Dan aborsi tetap harus dilakukan dengan dokter resmi dari rumah sakit, dan didampingi dokter psikiater. Aborsi itu tidak boleh dilakukan sembarangan, karena yang sembarangan pasti menimbulkan kemudharatan. Juga bila sembarangan maka ini bisa dimanfaatkan para pelaku zina,” papar Amidhan. (sm/ari)