Muinah Batal Gelar Syukuran Karena Rumahnya Terbakar

Muinah Batal Gelar Syukuran Karena Rumahnya Terbakar.

Muinah Batal Gelar Syukuran Karena Rumahnya Terbakar.

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Muinah terduduk lesu di depan pintu rumah. Bila tak ada halangan, malam ini seharusnya Muinah mengadakan syukuran atas rumahnya yang sedang direnovasi, namun nasib berkata lain.

Rumah Muinah ikut terbakar bersama sembilan rumah lainnya di RT 02/RW 01, Gang Jati, Kelurahan Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Rabu, (18/3/2015).

Muinah menuturkan, ketika kebakaran, dia sedang berbelanja kebutuhan masak di pasar untuk acara syukuran yang akan dilaksanakan malam ini.

“Saya waktu itu lagi ke pasar. Waktu saya pulang sudah rame rumah kebakaran,” kata Muinah, Kamis, (19/3/2015).

Sementara di rumah, hanya ada suaminya, Trisno, serta dua keponakannya yang sedang merenovasi. Tiba-tiba terdengar suara teriakan “kebakaran, kebakaran”.

Seketika api sudah merambat ke bagian atas rumah Muinah. Dua keponakannya segera menyelamatkan diri, namun Trisno masih tertinggal di rumah.

Trisno sendiri sudah tidak bisa berjalan sehingga warga sekitar yang telah menyelamatkan diri kembali ke rumah Muinah untuk menyelamatkan Trisno.

Kini semangat Muinah untuk memasak telah hilang. Acara syukuran juga tak mungkin lagi dilaksanakan. “Enggak jadi dah diundur. Enggak enak pikiran begini, masak juga enggak tenang,” kata Muinah.
Tidak parah

Bila dibandingkan dengan rumah warga lain, rumah Muinah tergolong tidak terlalu parah. Dari pantauan, bangunan rumah anak keenam dari sepuluh bersaudara ini masih utuh. Namun, dinding bagian luar serta langit-langit rumah Muinah terlihat berwarna kehitaman.

“Kerusakan ya mendingan dah tetapi asbesnya hancur. Soalnya kan pemadam kebakaran naik dari sini semua,” ucap Muinah.

Sementara itu, rumah warga lainnya yang berada sederetan dengan rumah Muinah hanya tersisa rangkanya saja. Barang-barang dalam rumah-rumah tersebut ikut terbakar.

Muinah sendiri belum tahu apakah rumahnya akan dibangun lagi. Kendati demikian, Muinah tak memiliki tempat tinggal selain yang ia tempati saat ini.

Selama rumahnya belum diperbaiki, Muinah berencana mengungsi di tempat ketua rukun tetangga tempat tinggalnya.

“Tadi malam ngungsi ke tetangga depan, masih keluarga sama saya. Besok-besom mungkin ke tempat Pak RT,” ujar wanita yang telah tinggal di Gang Jati selama lebih dari 60 tahun itu.

(tmt/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas