Mukhlis R: Komitmen Brantas HIV-AIDS

Walikota Pariaman H Mukhlis R.

Walikota Pariaman H Mukhlis R.

PARIAMAN, PADANGTODAY.com-Walikota Pariaman H Mukhlis R menyatakan persoalan HIV/AIDS saat ini telah menjadi isu global yang menuntut perhatian lebih dari setiap negara di dunia ini. Disamping meningkatnya beban pelayanan kesehatan, AIDS juga mengakibatkan kematian, kehilangan hari produktif serta tingginya angka kematian akibat AIDS.

“Inilah yang yang menjadi permasalahan cukup serius bagi negara-negara berkembang, seperti Indonesia. Kita sangat mendukung kegiatan pertemuan forum peduli HIV/AIDS di Kota Pariaman kali ini. Kegiatan ini merupakan momentum yang penting bagi kita semua dalam menyamakan visi dan presepsi menghadapi HIV/AIDS sebagai musuh bersama yang sangat berhaya,” kata Mukhlis R dan Kabag Humas Pemko Pariaman Hendri kepada Padangtoday.com, kemarin usai acaranya.

Katanya, melalui kegiatan itu diharapkan akan menguatkan satu tujuan, satu komitmen, satu keinginan, satu tekat, satu sikap, satu suara dan satu cita-cita dalam membasmi HIV/AIDS di Kota Pariaman ini khususnya. “Kita semua di Kota Pariaman ini dan semua orang di belahan bumi ini ingin memiliki jarak sangat jauh dengan HIV / AIDS. sehingga kita semua bisa hidup lebih sehat, aman dan tentram,” ujarnya.

Dikatakan, di Kota Pariaman berdasarkan laporan sejak tahun 2002 sampai 2014 terdapat empat kasus HIV, 26 AIDS korban sebanyak 7 orang telah meninggal dunia. Kondisi tersebut sangat memperhatikan semua pihak di Kota Pariaman. Makanya, perlu kebersamaan dalam membasmi HIV /AIDS tersebut.

“Kalau kita lihat dari kasus tersebut dan apalabila kita segera tanggulangi secara intesif dan serius, pada tahun-tahun mendatang HIV dan AIDS tidak akan menjadi bencana besar bagi Kota Pariaman. Kita sangat mendukung keberadaan forum peduli HIV/AIDS ini dalam membasmi penyakit berhaya tersebut,” ujarnya.

Dengan program-program forum peduli HIV/AIDS ini diharapkan katanya, dapat membantu program Pemko Pariaman dalam mewujudkan kota ini bersih dan religius. Meskipun forum peduli ini sudah terbentuk tentu masih tidak sebanding dengan jumlah penduduk, urbanisasi dan mudah atau cepatnya proses penularan HIV/AIDS.

“Kita meminta kepada KPAD, lintas sektoral dan SKPD terkait di Kota Pariaman untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS di kota ini. Hanya dengan kebersamaan penyakit yang berbahaya itu dapat kita basmi dibumi sala lauak ini,” ujarnya.

Artinya, persoalan HIV/AIDS ini adalah tugas besar semua pihak dan menjadi tanggung jawab bersama-sama. Semua pihak memiliki peranan untuk menjauhkan penyebab HIV/AIDS dari masyarakat. Apalagi di Kota Pariaman telah memiliki perda anti maksiat. Namun, implementasinya di lapangan membutuhkan peran serta dari semua komponem masyarakat di Kota Pariaman.

“Kita berharap dengan ada forum ini dan telah menggelar pertemuan dapat menggalang kesamaan sikap dan kesatuan langkah yang diperlukan diantara kita untuk meleyapkan segala praktek-praktek berjangkitnya kasus HIV/AIDS di Kota Pariaman. Sehingga pertemuan tersebut dapat menghasilan langkah pasti dalam membebaskan Kota Pariaman dari HIV/AIDS,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, HIV/AIDS harus diperangi bersama-sama dan tidak bisa dilaksanakan dengan satu pihak. Dukungan semua pihak sangat menentukan dalam membasmi HIV /AIDS di kota ini.

“Mudah-mudahan pertemuan yang dilaksanakan forum tersebut dapat melahirkan pemikiran dan ide cemerlang dalam membasmi dan menekan HIV/AIDS di kota ini. Semua itu penting agar generasi muda di kota ini bebas dari penyakit tersebut dan lahir dan besar sebagai generasi yang beraklakturkharima,” tandasnya mengakhiri.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas