Mukhlis Rahman, Kesenian Tradisional sebagai Penyampai KIE

Pergelaran Kesenian Tradisional di Pentaskan di Pantai Gandoriah Pariaman Minggu (15/5) (foto/humas)

Pergelaran Kesenian Tradisional di Pentaskan di Pantai Gandoriah Pariaman Minggu (15/5) (foto/humas)

Advertisements
Pariaman,PADANG-TODAY.COM__Kesenian tradisional merupakan media yang efektif dalam penyampaian komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Walikota Pariaman Muklis Rahman dalam sambutannya pada acara festival komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK) tingkat provinsi Sumatera barat tahun 2016 di pentas Pantai Gandoriah, Minggu (15/5).

“Para pengembang Islam di Pariaman juga telah memanfaatkan kesenian tradisional untuk mengenalkan ajaran Islam, pada masa orde baru juga sering memanfaatkan kesenian tradisional untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan keada masyarakat. Sekarang juga memanfaatkan hal yang sama agar pesan-pesan program kependudukan dan KB bisa sampai kepada masyarakat”, ujar Wako.

Menurutnya, kesenian tradisional juga erat kaitannya dengan pengembangan pariwisata. Kota Pariaman terus berupaya untuk menghidupkan sanggar-sanggar kesenian tradisional dan sekolah-sekolah karena seni dan budaya merupakan daya tarik bagi wisatawan, terangnya.

Selain itu, Walikota Pariaman juga menyambut baik terhadap iven-iven yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Kota Pariaman. Kota Pariaman sedang giat-giatnya mempromosikan sektor pariwisata. Upaya pembenahan fasilitas umum terus dilakukan setiap tahunnya.

Pada kesempatan itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Nofrija menyampaikan bahwa kegiatan festival KIE program KKBPK melalui kesenian local tradisional tingkat Provinsi Sumatera Barat diikuti oleh Kabupaten, Kota se Sumatera Barat.

“Festival ini diikuti oleh 14 Kabupaten, Kota se Sumatera Barat dengan tujuan untuk menyebarluaskan informasi tentang program KKBPK kepada masyarakat dengan memanfaatkan kesenian tradisional. Cara penyampaian informasi melalui kesenian tradisional ini sangat mudah dimengerti oleh masyarakat.” Jelas Nofrijal.

Ia menambahkan, informasi-informasi tentang program KKBPK yang didapat melalui kesenian tradisional akan ditindak lanjuti oleh masyarakat dengan menanyakan langsung kepada petugas di lapangan, tandasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 14 Kabupaten\/Kota se Sumatera Barat. Para peserta akan menampilkan kesenian local tradisional masing-masing seperti randai, saluang, rabab dan lain sebagainya.(er/suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*