Mukhlis Rahman Luruskan Tudingan dari DPRD

wako berikan penjelasan pada asn pemko pariaman agar tidak ikut terjerumus dalam berita yang tidak benar tentang dana jalan jalan ke luar negeri yang ditunda dprd

Kota Pariaman, Padang-today.com__Mukhlis Rahman Luruskan Seputar Jalan-jalan ke Luar Negeri yang merupakan 1 dari 4 item yang ditunda DPRD Kota Pariaman di APBD 2018 yang tidak ditandatanganinya.

Ketika kita tidak memahami suatu persoalan dengan jelas, jangan hanya bisa berkomentar tanpa adanya dasar, apalagi sampai menyebarkan fitnah yang tidak benar. Hal tersebut disampaikan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman ketika memberikan keterangan pada acara wirid bulanan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang bertempat di Mesjid Nurul Islam jalan Kereta Api, Jum’at 8-12-2017.

Katanya, Ia selama ini memantau perkembangan yang terjadi di media sosial, online dan media cetak, yang menceritakan polemik tidak ditanda tanganinya APBD Kota Pariaman tahun 2018 oleh dirinya, sehingga banyak spekulasi dan fitnah yang mengarah kepada dirinya.

“Selama ini saya pantau di Medsos semakin berseliweran pemberitaan tentang tidak ditandatanganinya APBD Kota Pariaman tahun 2018 oleh pihak executif, sehingga menjadi bahan perdebatan dan fitnah tentang hal tersebut,” ujarnya.

dikatakan, salah satu fitnah adalah bahwa tidak saya tandatangani APBD 2018 karena jalan-jalan keluar negeri ditunda oleh DPRD Kota Pariaman, hal itu adalah salah dan tidak benar.

“Dapat saya jelaskan, Program Promosi UKM Daerah di Dinas Koperindag Kota Pariaman yang disebut sebagai jalan-jalan keluar negeri merupakan sebuah promosi dan pengakuan dari provinsi dan kementerian, yang menunjuk Kota Pariaman, untuk ikut dalam kegiatan tersebut,” terangnya.

Ia menjelaskan, ada 3 Negara yang dituju dalam program promosi UKM kota pariaman ke luar negeri, dan kesemua adalah atas nama undangan dari pihak penyelenggara, dimana pihak kementerian, yaitu Kementerian Perdagangan  menunjuk kota pariaman, satu-satunya di provinsi Sumbar, mengikuti pameran UKM disana.

“3 negara tersebut adalah Arab Saudi ini merupakan kegiatan kementerian perdagangan “indonesia expo di Jedah”,  sedang untuk Brunei Darussalam dan United State (US), merupakan kegiatan provinsi sumatera barat, dimana diharapkan  19 kab/kota  mengikutinya ,” tuturnya.

Jadi isu dan fitnah yang mengemuka saat ini, terang Mukhlis, sangat tidak bertanggung jawab dan tidak mengetahui akar persoalan yang sebenarnya.

Sementara dipihak lain, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit mengatakan, bahwa pengajuan anggaran ini tidak  hanya untuk pameran luar negeri saja, tetapi termasuk  dana pendampingan kerjasama antara Pemko Pariaman dengan BI kantor wilayah provinsi sumbar untuk local economi development, yang merupakan focus pembinaan kepada kelompok pengrajin sulaman selama 3 tahun yang telah ditandatangani 1 november 2017 lalu, dimana MoU tersebut ditandatangani oleh Wako Pariaman dan Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumbar.

Kemudian, lanjutnya, dana ini juga termasuk  untuk pameran dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Padang, Minangkabau Event Heritage di Kota Surabaya serta Minangkabau Fashion Festival di Jakarta, kedua duanya merupakan kegiatan provinsi yangg diikuti oleh 19 kab/kota di sumbar, serta Trade Expo Kemendag 2018 di Jakarta. (suger)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*