Mulyaman,Padangpariaman Bisnis Berbasis Syariah Cukup Menjanjikan

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni Menerima Penghargaan Dari OJK-RI

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni Menerima Penghargaan Dari OJK-RIgat

Parit Malintang, PADANG-TODAY.com-Sekarang Pembangunan dan pengembangan dunia usaha atau Bisnis  yang berbasis syariah tidak hanya bisnis perbankkan namun sudah merambah sampai ke industri Lain seperti saham, bursa efek, Wisata, Kuliner dan lain sebagainya. Hal itu di ungkap oleh Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pusat Prof. Dr. Muliaman D Hadad saat menjadi keynote speak pada acara Peresmian Lima nagari binaan menuju Nagari Emas di Hall Ikk Parit Malintang  Kamis, 10/06/16.

Acara yang digagas oleh Masyarakat Ekonomi Syariah Padang Pariaman ini di Hadiri juga oleh Direktur Bank Nagari Sumbar, Forkopimda Padang Pariaman, Sekretaris Daerah dan seluruh Camat dan Wali Nagari serta Pelaku usaha BUMNag se Padang Pariaman.

Mulyaman yang juga ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuanagan RI ini, Berkeyakinan Sumatera Barat, khususnya Padang Pariaman sangat berpotensi dalam mengembangkan semua bisnis yang berbasis syariah, salah satunya membangun dan mensejahterakan kasayarakat melalui pengoptimalan BUMNag dengan literasi keuangan syariah, destinasi wisata religius dan kuliner Halal. Karena Sumbar barat dikenal dengan Falsafah adatnya Adat Basandi Sayarak Syarak Basandi Kitabullah.

Bupati Ali Mukhni berharap agar semua nagari sudah memfokuskan diri dalam rangka pembangunan bisnis di nagari yang berbasis Sayriah, melalui Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag). Bangunlah Bisnis itu diatas kejujuran dan ke ikhlasan itu kata kuncinya, kalau semuaya sudah dibangun dengan Jujur dan ikhlas maka usaha yang kita lakukan akan diredhoi oleh Allah SWT.

Pada kesempatan itu Bupati didampingi ketua MES Pusat dan MES padang Pariaman meresmikan lima nagari Binaan Menuju Nagari emas, ke lima nagari tersebut antara lain Nagari Pakandangan, Lubuk Alung, Ulakan, Sei Sarah Kuranji, dan Sungai Sarik ,

“Percepatan peningkatan perekonomian masyarakat melalui BUMNag merupakan salah satu upaya yang sangat tepat. Melalui Alokasi Dana Nagari kami akan dorong nagari untuk segera membentuk BUMNag sehingga upaya percepatan dapat dilaksanakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ali Mukhni menyampaikan Saat ini kami juga sedang menyiapkan Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPDA) yang sebentar lagi menjadi PERDA.  Mudah-mudahan dengan masukan dari MES dan peserta diskusi publik, RIPDA dapat kita perkaya dengan wisata religius, meningkatkan UKM melalui  kreativitas kuliner halal.

“Upaya ini harus kita dorong bersama-sama sebagai bentuk pertanggung jawaban kita terhadap masyarakat kita yang mayoritas beragama Islam. Makanan halal adalah keharusan bagi kita umat Islam. Bahkan tidak hanya sekedar halal tetapi juga thayyiban. Halal dan juga baik dan menyehatkan,” tandasnya. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas