Musrenbang Harus Mengaju ke RPJMD

Suasana Muserembang Kota Padangpanjang yang dilaksanakan di Gedung M Syafei selsa kemarin.

Suasana Muserembang Kota Padangpanjang yang dilaksanakan di Gedung M Syafei selsa kemarin.

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Musyawaran Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan pada tahun 2015, mesti mengacu kepada RPJMD 2013 – 2018 yang telah disepakati bersama sama. Itulah kitab yang jadi pedoman dalam menyusun kegiatan pembangunan di kota ini. Tidak bisa keluarga dari situ.

Demikian antara lain disampaikan Walikota Padangpanjang, H. Hendri Arnis, ketika membuka Musrenbang Kota Padangpanjang tahun 2015 di Gedung Pertemuan M. Syafei, Selasa (31/3) kemarin.

Hadir pada kesempatan itu, ketua DPRD H.Asril Kasoema, Wakil Walikota H. Mawardi, Kabid Sosbud Prov Sumbar Yulius dan segenap Muspida beserta Kepala SKPD se-Kota Padangpanjang. Musrenbang yang bertemakan “Sinergi Seluruh Sektor Pembangunan untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Guna untuk Mewujudkan Padangpanjang Amanah dan Islami” tersebut. Hendri Arnis mengatakan, jika ada permintaan masyarakat yang tidak tertampung dalam Musrenbang, berarti ada persoalan yang ditemukan tim investigasi. Untuk itu pihaknya minta agar masyarakat berkoordinasi dengan tim investigasi.

Hendri Arnis juga minta para SKPD bekerja terukur dengan cara melihat contoh apa yang dilakukan tahun anggaran sekarang. Disebutkan, untuk membangun masa yang akan datang perlu kesinambungan progran tahun ke tahun. Karena itu, katanya, antara atasan dan bawahan harus terjalin komunikasi yang inten.

Hendri Arnis menegaskan, demi kelancaran pelayanan ke masyarakat luas, dia akan menurunkan pemberian kewenangan selaku walikota ke kecamatan. Dalam hal ini, jika perlu anggaran di kecamatan dan kelurahan ditingkatkan.

“Malah jika memungkinkan, kita taruh anggaran di tingkat RT. Artinya RT bisa mengusulkan kebutuhan RT mereka masing-masing,” kata Hendri Arnis sembari menyuruh camat untuk mempelajari aturannya.

Sementara itu, Wakil Walikota Mawardi, menghimbau SKPD untuk benar benar melaksanakan kegiatan sesuai anggaran yang telah direncanakan. “Perencanaan pada tahun ini dijadikan landasan untuk perencanaan selanjutnya. Jangan ada kegiatan yang bertujuan menguntungkan diri sendiri kelompok dan golongan. Tetapi hendaklah berguna untuk masyarakat umum.

Menurutnya, jangan ada perencanaan yang tumpang tindih antara satu SKPD dengan SKPD yang lain. Sebab hal serupa ini dikhawatirkan mubazir membuang buang anggaran.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda setempat Martoni dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan Musrenbang tingkat Kota Padangpanjang yang dilaksanakan tersebut, merupakan lanjutan dari Pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2016 tingkat Kota Padangpanjang tahun 2015 adalah untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak dan stakeholders pembangunan, guna menyempurnakan rancangan RKPD Tahun 2016 yang memuat prioritas pembangunan daerah.

“Termasuk pagu indikatif pendanaan berdasarkan fungsi SKPD, informasi mengenai rencana kegiatan yang pendanaannya bersumber dari APBD Kota Bima, APBD Provinsi, APBN maupun pendanaan lainnya,” kata Martoni.

Disampaikannya, Musrenbang kali ini akan membahas rancangan kerja dengan menggunakan prioritas program dan kegiatan yang telah dihasilkan dari pelaksanaan Musrenbang kecamatan dan kelurahan.
“Disamping itu menyelaraskan program-program dan kegiatan SKPD dengan usulan yang sesuai dengan hasil Musrenbang masing-masing kecamatan dan kelurahan,” ujar Martoni. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*