Naik Turunya Harga BBM Membuat Iklim Usaha Meredup

Naik Turunnya Harga BBM

Naik Turunnya Harga BBM

Advertisements

PADANGTODAY.COM-Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Supandi Budiman mengusulkan agar pemerintah memberlakukan perkiraan harga bahan bakar minyak dalam jangka waktu setahun. Menurut dia, naik turunnya harga dalam jangka waktu yang pendek hanya akan membuat iklim usaha meredup.

“Jangan membiarkannya (harga BBM) fluktuatif per dua pekan sekali, itu akan membingungkan masyarakat, khususnya pengusaha,” katanya di Bekasi, Minggu (18/1) seperti dikutip Antara.

Dia mencontohkan, pada bidang usaha transportasi, masa pembahasan tarif harus digelar setiap kali harga bahan bakar berubah. Hal itu dikhawatirkan bisa menimbulkan gesekan antara masyarakat dengan pengusaha angkutan.

“Sebab menurunkan tarif saat harga bahan bakar turun tidak selamanya dituruti pengusaha,” katanya.

Menurut dia, Pemkot Bekasi pada awal Januari 2015 telah mengeluarkan surat edaran perihal penurunan tarif angkutan umum sebesar Rp 500 per penumpang pascapenurunan harga BBM pada saat itu.

Namun edaran itu hingga kini belum sepenuhnya dipatuhi pengusaha dengan alasan penurunan BBM belum diikuti turunnya harga suku cadang kendaraan di pasaran. “Kami sulit menjatuhkan sanksi karena sifatnya baru surat edaran, bukan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bekasi yang memiliki kekuatan hukum,” katanya.

Namun demikian, sikap pemerintah yang berencana menurunkan kembali harga BBM pada Senin (19/1) akan membuat kestabilan harga pasar terpengaruh. “Kita saat ini sedang mempersiapkan kembali surat edaran penurunan tarif karena harga BBM pun sudah kembali turun. Tidak mungkin kita buat SK Wali Kota karena masa berlakunya hanya sebentar,” katanya.

[bal/**]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*