Narapidana Kabur Dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Manokwari

napi-di-lapas-manokwari-kabur-karena-ingat-2-anaknya-masih-kecilJakarta, PADANGTODAY.com – Kepolisian Resor Teluk Bintuni, Papua Barat, menangkap seorang narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Manokwari pada Desember 2010.

Advertisements

Dia mengatakan terpidana adalah warga Kabupaten Teluk Bintuni. Dia ditangkap kepolisian di Kampung Tembuni tanpa ada perlawanan.

Istri terpidana menolak dia diamankan kepolisian untuk diserahkan ke Lapas Manokwari dengan alasan kedua anaknya masih kecil dan membutuhkan tanggung jawab terpidana.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Manokwari Korneles Rumboirusi yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan FI adalah salah satu di antara 19 narapidana yang kabur dari Lapas Manokwari pada Desember 2010.

“FI bersama 18 orang rekannya yang dalam pengejaran kabur setelah berhasil memukul para pegawai penjaga pintu utama lapas hingga tak berdaya,” katanya.

Dia mengatakan FI merupakan terpidana kasus pembunuhan yang divonis Pengadilan Negeri Manokwati empat tahun penjara sebagaimana ketentuan Pasal 338 KUHP tentang perbuatan sengaja menghilangkan nyawa orang lain.

Terpidana FI saat melarikan diri dari Lapas Manokwari pada Desember 2010, baru menjalani satu tahun hukumannya. Selama berada di luar lapas, katanya, masa hukuman terpidana tidak dihitung sehingga dia harus menjalani tiga tahun sisa hukumannya itu.

“Kami sudah menyebarkan DPO 18 narapidana yang kabur dari Lapas Manokwari tersebut kepada seluruh polres dan polsek yang ada di Provinsi Papua dan Papua Barat untuk membantu mencari dan menangkap narapidana itu,” ujar Rumboirusi.
(mr/nol)