Narkotika Dimusnahkan di Kota Pariaman

Padang-today.com – Peredaran gelap narkoba semakin hari semakin mengkhawatirkan. Tidak kurang setiap tahun ada pecandu narkoba di negeri ini meninggal dunia secara sia-sia karena memakai narkoba, dan lainnya terkontaminasi narkoba sehingga perlu adanya penanganan yang serius. 

“ Penyalahguna narkoba sangat memprihatinkan tidak saja dari kalangan orang berada saja tetapi juga telah merambah pada kalangan orang tidak mampu sekalipun ada yang kecanduan,” kata Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin saat menghadiri pemusnahan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Kejaksaan Negeri Pariaman, Selasa (09/6).

 

Menurutnya, Narkotika sangat membahayakan bagi kehidupan, dengan narkotika membuat generasi muda kita hilang jati dirinya sesunguhnya. Generasi muda sekarang yang seharusnya menjadi kekuatan potensial bangsa dan negara tanpa disadari mulai digerogiti.

 

Pemerintah Kota Pariaman, kata dia, sangat berterima kasih kepada pihak Kejari Pariaman yang telah bekerja keras dalam mengeksekusi bagi pengedar narkotika di daerah ini. “Kami memberikan apresiasi kepad pihak Kejari yang telah bekerja keras dalam membrantas peredaran narkotika di daerah Kota Paariaman,” ujarnya.

 

Ia berharap, dengan kondisi saat ini pihak pemerintah setempat dan Kejari bersama elemen massyarakat lainya, untuk dapat bergandengan tangan dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaraan gelap narkoba di Kota Pariaman.

.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman, Efrianto mengatakan selaku eksekutor perkara Tindak Pidana berdasarkan UU, melakukan pemusnahkan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap diantaranya 8,5 kilogram narkotika yang terdiri dari 6,4 kilogram ganja dan 2,1 kilogram dan 5 gram jenis Ekstasi dari 41 perkara.

 

Efrianto menyebutkan, pemusnahan barang bukti perkara yang pertama kalinya di tahun 2020 sesuai dengan UU, dengan 41 perkara yang sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan barang bukti untuk hari ini termasuk kecil dari pada pemusnahan yang sebelumnya

 

“Pemusnahan barang bukti tersebut adalah perintah undang-undang, yang mana perkara yang telah ingkrah itu harus kita musnahkan,” kata Efrianto. (SugeR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas