Nelayan Butuh Kepastian Ketersediaan BBM

Nelayan Ketika Berpulanagan dari laut.

Nelayan Ketika Berpulanagan dari laut.

Advertisements

Padang,  PADANGTODAY.com-(14/11) Nelayan tidak hanya membutuhkan adanya pemberian subsidi bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah, namun juga ketersediaannya. Dengan dikeluarkannyalayanan kartu ATM BBM nelayan dan stasiun pengisian solar bergerak, diharapkan dapat menjamin ketersedian tersebut.

Pembina kelompok nelayan Ombak Bahari, Padang, Yuli Thamrin mengatakan bahwa kendala utama yang dihadapi oleh para nelayan untuk melaut adalah kurangnya jumlah pasokan BBM diakibatkan seringnya terjadi kelangkaan BBM.

“Kalau BBM langka, maka keseringan kami tidak mendapatkan jatah BBM, meski kami memiliki kartu nelayan dan kartu pengambilan BBM,” katanya di Padang, Jum’at.

Ia mengakui bahwa setiap hari, kelompok nelayannya membutuhkan 30 hingga 40 liter solar untuk satu kali trip melaut.

Ia menjelaskan dengan kapasitas mesin perahu sebesar 40 pk, maka setidaknya kelompoknya paling sedikit menyediakan solar sebanyak 50 liter per hari, dan apabila pada musim tangkap terjadi kebutuhan solar tersebut bisa bertambah, diakibatkan nelayan melaut lebih dari satu kali trip.

“Kebutuhan akan solar menjadi meningkat per harinya, apabila datang musim tangkap. seyidaknya kami bisa melaut sebanyak dua kali trip,” katanya.

Yuli berharap, dengan dikeluarkannya sistem baru oleh Pertamina, untuk mengatur jatah BBM ke nelayan, bisa mengatasi keresahan nelayan akan ketersediaan BBM.

Sales Executive BBM Retail Rayon VIII, Adri Angga Adi mengatakan bahwa saat ini pihaknya menyalurkan BBM bersubsidi setiap bulannya ke stasiun pengisian Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN), sebanyak 70 ton BBM.

“Per bulannya kami mendistribusikan BBM ke setisp SPBN sebanyak kurang lebih 70 ton minyak, dan kami juga memantau ketersediaan BBM di SPBU,” katanya. (wiwi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*