Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Ditandatangani

Wawako Asrul paraf nota kesepakatan rancangan awal RPJMD sebelum ditandatangani Ketua DPRD Novi Hendri

Padangpanjang—Rapat Paripurna DPRD Kota Padangpanjang dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Kota Padangpanjang dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padangpanjang Tentang Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padangpanjang Tahun 2018-2023 diruang Rapat DPRD Kota Padangpanjang, Senin (14/1).

Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Kota Padangpanjang Dr. Novi Hendri, SE,M.Si dan dihadiri oleh Wakil Walikota Padangpanjang Drs. Asrul, Pejabat Sekda Martoni, S.Sos, M.Si, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD di lingkungan Pemko Padangpanjang, dan undangan lainnya.

Asrul dalam sambutannya menyampaikan ini merupakan langkah awal pembangun Padangpanjang untuk lima tahun kedepan. Segala visi misi yang disampaikan dituang dalam RPJMD tersebut.

“Hasil dari persetujuan ini akan dilaksanakan oleh masing-masing Kepala Dinas untuk diimplementasikan terhadap keperluan dan kebutuhan masyarakat,” jelas Asrul.

Asrul berharap dari RPJMD yang sudah disusun ini muda-mudahan 5 tahun kedepannya tetap mengacu kesana, dan tidak ada lagi program yang naik dijalan karena ini sudah disusun dengan baik.

“RPJMD ini isinya kan keluhan dari masyarakat, nah bersama-sama dengan masyarakat jugalah kita akan melaksnakan dan melanjutkannya”, ucap Asrul.

Sementara sebelumnya, anggota DPRD dari Partai PKS, Nasrullah Nukman menyebut lembaga legislatif telah memberikan sejumlah masukan dan berharap rancangan RPJMD tersebut merupakan pengejawantahan visi dan misi walikota yang komprehensif.

Khususnya dari PKS, Nasrullah mengatakan pada RPJMD seharusnya juga memperhatikan sisi geografis kota berkaitan dengan pengembangan luas daerah. Karena sesuai dengan amanat undang-undang, kota semestinya memiliki lebih dari dua kecamatan. Selain itu juga diharapkannya, kota berjuluk Serambi Mekkah itu melalui RPJMD 5 tahun ke depan bisa memiliki ikon khusus.

“Guna mencapai hal tersebut, tentunya yang akan menjadi salah tantangan kepala daerah adalah bagai mana membangkitkan gairah kerja di lingkungan OPD. Hal ini akan sangat menjadi penentu mampunya aparatur dalam berinovasi sesuai dengan tuntuan dan harapan Walikota,” ucap Nasrullah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas