Nyaris Bentrok, SMAN 2 dan SMKN 1 Batusangkar

Perdamaian antara dua siswa SMA N di Batu Sangakar.

Perdamaian antara dua siswa SMA N di Batu Sangakar.

Batusangkar, PADANGTODAY.com-Dua SLTA Batusangkar nyaris tawuran, hal tersebut dipicu kesalapahaman antara siswa SMAN 2 Batusangkar dengan siswa SMKN 1 Batusangkar. Kesalahpahaman siswa, berawal selasa (4/11) yakni saat salah seorang siswa SMAN 2 Sefri Sando siswa kelas X.II.S.1 ingin menyeberang jalan saat salah seorang siswa SMKN 1 Jefrian kelas XI AP 2 mengendarai motornya. Karena merasa hampir terserempet motor Jefri ketika sando akan menyeberang maka terjadilah suasana yang agak panas antara 2 siswa ini, maka saat itu terjadi sedikit percekcokan antara siswa ini, pada saat itu ada salah seorang pemilik warung di dekat kejadian berusaha menyelesaikan persoalan 2 siswa yang sekolahnya bertetanggaan.

Namun Rabu, (5/11) sekitar pukul 10.00 WIB saat jam istirahat sekolah, puluhan siswa SMAN 2 mendatangi sekolah SMK untuk mencari Jefri, sepertinya perdamaian yang dilakukan pemilik warung itu belum selesai, puluhan siswa SMAN 2 Batusangkar mendatangi dan masuk kehalaman SMKN 1 Batusangkar. Namun berkat kesigapan kepala sekolah dan para guru di SMKN 1 Batusangkar, kedatangan puluhan siswa itu bisa diredamnya sehingga tidak terjadi perkelahian massal antar siswa dua sekolah.

Menindaklanjuti kejadian ini Kepala Sekolah SMKN 1 Batusangkar Syafren dan Kepsek SMAN 2 Batusangkar, Desfiamorita melakukan perdamaian antara yang bersangkutan, sekira pukul 15.00 WIB, antara kedua siswa ini telah dihadapan pihak Polsek Tanjung Emas, Kesbangpol Tanah Datar.

“Orang tua siswa bersangkutan kita panggil kesekolah, dan mereka juga menandatangani surat perjanjian dengan catatan tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut. Selama ini belum pernah terjadi hal-hal seperti ini, biasanya mereka damai-damai saja karena sekolah kami bertetangga, tidak ada batas antara dua sekolah ini, bahkan kantin pun mereka bersama-sama antara dua sekolah ini, “sebutnya desfiamorita

Ditambahkan juga oleh kepsek bahwa “Ini hanya kesalapahaman antara dua siswa, barangkali ini salah dengar saat salah seorang siswa SMA ini berkata kala itu. Ya berkat kesigapan aparat Polsek tanjung emas yang langsung meluncur ke sekolah ini cukup membuat suasana yang tadi panas bisa kembali dingin dan kondisi dapat di tenangkan kembali, “uajar kepsek SMKN Syafren. (romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*