Objek Wisata Pariaman Harus Jadi Unggulan

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar bersama Kepala Divrei PT KAI Sumbar Zukarnain saat berada di lokomotif uang desa tapi Kain.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar bersama Kepala Divrei PT KAI Sumbar Zukarnain saat berada di lokomotif uang desa tapi Kain.

Advertisements

PARIAMAN, PADANGTODAY.COM – Pemko Pariaman siap menjadikan semua objek wisata potensial daerahnya sebagai daerah destinasi wisata di Sumatera Barat. Sebab, mimpi tersebut sangat mungkin terujut, karena Kota Pariaman didukung dengan potensi alam yang memadai.

Apalagi didukung oleh keelokan semua masyarakat Pariaman serta adanya berbagai benda bersejarah peninggalan zaman Belanda membuat Pemko Pariaman harus segera mengoptimalkan potensi tersebut.

Berdasarkan kebutuhan tersebut Pemko Pariaman mendatangkan konsultan desain tataruang untuk menggarap rencana pengembangan objek wisata di kota ini, terutama rencana pembangunan restoran dan hotel yang dibuat mengunakan bekas gerbong kereta api.

Pudji Handoko konsultan yang mengujungi Kota Pariaman mengatakan, besar potensi yang dimiliki Kota Pariaman, mulai dari lokasi pantai, sungai serta adanya jalur kereta api aktif yang melintas diantara lokasi wisata pantai kota ini.

“Kalau saya lihat kita tinggal pembenahan, alam telah menyediakan semuanya, sektor pariwisata merupakan urat nadi penting perekonomian suatu daerah dan penentunya adalah jumlah kunjungan wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” katanya.

“Selain itu untuk dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, para stakeholder dunia pariwisata harus bersinergi dalam menjalankan manajemen wisata dan menerapkan strategi pemasaran yang inovatif,” tambahnya.

Tentang rencana Pemko Pariaman akan membangun hotel dan restoran didalam gerbong kereta api, lanjut Pudji Handoko menyarankan agar gerbong itu dibangun portabel agar bisa dipindah tempatkan sesuai kebutuhan dan minimal memanfaatkan lima gerbong serta memiliki standar kamar setara minimal hotel bintang tiga.

Kemudian potensi aliran sungai ( Muara Pariaman), Pudji Handoko menyarankan agar sungai ini mejadi latar depan wajah Kota Pariaman, seperti yang sudah diterapkan di negara-negara Eropa. (nur)