OKP Deklarasi Anti LGBT

Padang-today.com__LGBT  tergolong sebagai masalah kejiwaan  dan LGBT ini ditentang keras di Indonesia karena hal tersebut tidak sesuai dan sangat menyimpang dari ajaran agama manapun.  Untuk itu sangat diperlukan peran pemuda dalam mencegah dan memberantas penyakit yang satu ini.

“ Faktanya, penyebaran LGBT begitu cepat. Bahkan, yang tadinya terlahir sebagai perempuan atau laki-laki “normal” dapat terkena hal tersebut. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja karena dampaknya sangat besar. LGBT bisa membahayakan kesehatan, pendidikan dan moral seseorang,” kata Walikota Pariaman Genius Umar usai membubuhkan tanda tangannya pada papan deklarasi tolak LGBT di Pariaman.

Sudah jelas, kata dia, Pariaman telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) menyangkut penolakan terhadap LGBT, untuk itu pihaknya bersama sejumlah organisasi kepemudaan di Kota Pariaman, Sumatera Barat, mendeklarasikan penolakan terhadap perilaku menyimpang seperti lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dan penyakit masyarakat lainnya dengan cara membubuhkan tanda tangan bersama pada sebuah papan deklarasi penolakan.

Deklarasi dan pembubuhan tanda tangan bersama tersebut dilaksanakan usai Apel Siaga Kesetiakawanan dan Pengukuhan Forum Pengurus Karang Taruna Kota Pariaman. Deklarasi tersebut diikuti sejumlah organisasi kepemudaan serta instansi lainnya di antaranya Karang Taruna, Komite Nasional Pemuda Indonesia hingga PMI Kota Pariaman.

Genius mengatakan pihaknya menyambut baik respon positif dari pemuda yang dipelopori oleh Karang Taruna Kota Pariaman yang mendeklarasikan tolak LGBT.

Menurutnya perilaku menyimpang tersebut harus diberantas karena tidak sesuai, baik dari bidang agama maupun budaya.

Perda terkait penolakan LGBT tersebut yaitu Perda Keamanan dan Ketertiban Umum yang mana pada Pasal 24 mengatur tentang aktivitas setiap orang berlaku sebagai waria dan melakukan kegiatan yang mengganggu ketenteraman umum.

Serta Pasal 25 mengatur larangan aktivitas setiap orang perempuan atau laki-laki melakukan perbuatan asusila sesama jenis.

Ia menyampaikan semenjak Perda tersebut disahkan tidak ditemukan penolakan dari berbagai pihak.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Sumbar, Mahdianur Musa mengatakan Karang Taruna harus menjadi garda terdepan mengatasi permasalahan sosial.

Ia menyampaikan setelah adanya deklarasi tersebut harus dilanjutkan dengan aksi nyata dari Karang Taruna Kota Pariaman. “Kami dari Karang Taruna Sumbar merespon baik adanya deklarasi tolak LGBT dari Kota Pariaman,” ujarnya.

Dengan adanya aksi ini maka Karang Taruna dapat menangkal perilaku menyimpang tersebut di Kota Pariaman. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas