Ole-ole Dari Rantau, Dua Pasang Calon Bupati Padang Pariaman 2021

Padang-today.com__Sejumlah tokoh sudah mulai mencuat akan menghiasi bursa calon Bupati Padang Pariaman 2021. Meski lebih kurang 1 tahun lagi, namun suseksi sudah menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat Padang Pariaman dan masyarakat di perantauan.

Apalagi nama Ali Mukhni dipastikan tidak maju kembali karena sudah dua periode. Bursa calon sendiri diisi sejumlah tokoh partai, tokoh masyarakat dan tokoh biokrat. Liburan Lebaran 1440 H lalu berpotensi menjadi salah satu kesempatan bagi para Bakal Calon ‘Balon’ bupati atau wakil bupati untuk menunjukan eksistensi.

Setidaknya, mereka bisa tebar pesna ke masyarakat, dan melakukan pedekatan kepada partai politik yang diyakini bisa ditumpangi untuk menuju kursi nomor satu di Padang Pariaman. Untuk maju dalam dalam Pemilihan Bupati ‘Pilbub’ mendatang.

UU Pilkada masih mensyaratkan hal yang sama dengan Pemillhan Kepala Daerah ‘Pilkada’ serentak tahun lalu. Tetap ada dua jalur yang dipakai untuk maju sebagai pasangan bupati. Jalur pertama adalah calon yang diusung atau didaftarkan oleh partai politik atau koalisi partai.

Parpol bisa mengusung calon berdasarkan dua cara, pertama minimal perolehan kursi 20 persen di DPRD Padang Pariaman. kedua, menggunakan ukuran suara minimal 25 persen. Namun, cara kedua amat jarang digunakan, karena lebih mudah menghitung kursi.

Mencermati hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 lalu yang akan dijadikan barometer atau patokan Pilbub 2021, tidak ada satu partaipun yang yang bisa mengusung satu pasagan calon. Kenapa demikian, Partai Gerindra yang memperoleh suara tertingggi di Pileg lalu, hanya mampu mendapatkan 7 kursi, sedangkan Partai Manat Nasional ‘PAN’ juga memperoleh 7 kursi.

Sedangkan partai-partai lainya hanya mampu memperoleh 4 kursi, 2 kursi. Nah, dari hasil Pileg 2019 lalu itu, banyak pandangan dan argumentai masyarakat bahwa calon yang akan bertarung di kursi bupati 2021 nanti hanya dua pasang. Selain jalur partai, calon juga bis maju jalur perseorangan. Dalam UU Pilkada, minimal dukungan calon perseorangan Pilbub 6,5-10 persen dari jumlah pemilih yang tercantum pada DPT.

Tokoh masyarakat Sungai Limau di Jakarta ‘Rang Rantau’ Bukhari menilai, Pemilhan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman tahun 2020, akan diramaikan dua pasangan calon Bupati dan Wakilnya.

“ Kalau melihat partai politik dan kursi yang diperoleh parpol di DPRD Padang Pariaman, saya prediksi bisa 2 calon,” kata Bukhari kepada www.padang-today.com di Sungai Limau.

Bukhari selaku pendiri Ikatan Alumni Pelajar Sungai Limau ‘IKAPS’ menambahkan, Pilkada di Padang Pariaman akan lebih ramai dibandingkan tahun 2015 lalu.

‘ Akan lebih ramai, karena kemungkinan akan muncul beberapa calon, mengingat Bupati Padang Pariaman petahan Ali Mukhni sudah tidak bisa maju karna sudah dua periode menjabat bupati,” ujarnya.

Terkait nam-nama prediksi siapa calon tersebut, Bukhari belum bisa menyebutkan siapa saja. Kendatipun demikian, opini bursa balon bupati sudah mengapung di kalangan masyarkat rantau dan ranah Padang Pariaman.

“ Saya belum berani dalam hal ini. Kenapa demikian, saya bukan orang partai, namun isu yang berkembang sudah didapati. Nanti publik akan tahu juga,” kata dia.

Dia menyebutkan kemungkinan Partai PAN kalu memungkinkan akan mengutamakan kader dan akan merangkul koalisi partai lain untuk bisa maju di pilkada 2021 nanti.

“ Iya benar adanya, karena masing-masing partai tidak mampu menggusung calaon dari partai itu sendiri. Kenapa tidak, PAN hanya mampu memperoleh 7 kursi, Gerindra 7 kursi. Kemudian partai-partai lainya ada yang 4 kursi dan 2 kursi,” kata dia.

Informasi yang diperoleh www.padang-today.com dilapangan, setidaknya ada beberapa tokoh yang digadang-gadangkan publik balon pilkada 2021 diantaranya adalah Suhatri Bur, Damsuar, M. Yusuf Sikumbang, Yobana Samial, ir. Elvi Dt. Mudo dan Sudirman Ghani. (Herry Suger)

 

Berikut adalah daftar Bupati Padang Pariaman yang pernah menjabat sejak berada di bawah pemerintahan Indonesia pada tahun 1945 hingga sekarang.

No. Foto Nama Bupati Mulai Menjabat Akhir jabatan Keterangan
1. Sutan Hidayat Syah 1945 1946
2. Ibrahim Datuk Pamuncak 1946 1947
3. BA. Murad 1947 1950
4. Said Rasyad 1950 1953
5. Taher Samad 1953 1956
6. Harun Al-Rasyid 1956 1958
7. Na’azim Sutam Syarif 1958 1959
8. Raharjo 1959 1960
9. Syamsu Anwar 1960 1961
10. JB. Adam 1961 1966
11. Muhammad Noer 1966 1975
12. Harun Zain 1975 1975
13. Muhammad Zein Chatib 1975 1980
14. Anas Malik 1980 1990
15. Zainal Bakar 1990 1993
16. Nasrul Syahrun 1993 1998
17. Armyn AN 1998 2000
18. Muslim Kasim 2000 2005
19. Sudirman Gani 2005
20. Muslim Kasim 2005 2010
21. Febri Erizon 2010
22. Ali Mukhni 25 Oktober 2010 25 Oktober 2015 [1]
Rosnini Savitri 2 November 2015 17 Februari 2016 Penjabat bupati[2]
[22.] Ali Mukhni 17 Februari 2016 Petahana Periode kedua.[3]

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas