OPD Diminta Kurangi Transaksi Tunai, Pemkab Harapkan ASN, THL Dan Pihak Ketiga Lakukan Transaksi Non Tunai

Fhoto : Pemkab Tanah Datar lakukan sosialisasi Transaksi Non Tunai dan SP2D Online bagi Bendaharawan se Tanah Datar, Selasa (20/03/18) di Aula Kantor Bupati Pagaruyung.(ddy)

Tanah Datar, www.padang-today.com, – Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dalam bertransaksi pengelolaan keuangan, serta untuk mencegah tindak pidana korupsi, OPD diminta untuk meminimalkan pengunaan dana tunai.
“Dalam intruksi Bupati Tanah Datar nomor 900/1711/BKD-2017 yang dikeluarkan pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu sudah disebutkan untuk melaksanakan transaksi non tunai, meminimalkan penggunaan uang tunai saat pelaksanaan transaksi pembayaran di masing-masing OPD,” ucap Andry Kapala Bidang Bendahara Umum Daerah (BUD) Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanah Datar, saat sosialisasi Transaksi Non Tunai dan SP2D Online bagi Bendaharawan se Tanah Datar, Selasa (20/03/18) di Aula Kantor Bupati Pagaruyung.
Dalam intruksi tersebut ujar Andry menjelaskan, pemerintah daerah menghimbau kepada seluruh ASN, THL dan pihak ketiga untuk dapat melakukan pembayaran atau penerimaan non tunai karena dapat mengurangi resiko kehilangan uang dan seluruh transaksi didukung dengan bukti yang sah.
“Pemkab mereverensikan kepada ASN, THL maupun pihak ketiga untuk membuka rekening pada Bank Nagari, karena Bank Nagari memegang rekening kas umum daerah pemkab Tanah Datar,” jelasnya.
Kepada bendahara kantor maupun instansi, ia berharap juga harus memahami manfaat dari transaksi non tunai karena dapat memberikan efektifitas dalam transaksi pembayaran/penerimaan dan bisa memberikan Laporan Keuangan Daerah tepat waktu, dan aliran dana seluruh transaksi dapat ditelusuri sehingga lebih akuntabel.
Andry menambahkan, Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo pada Agustus 2014 silam, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku bisnis serta lembaga keuangan pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran Non Tunai dalam melakukan transaksi keuangan agar lebih mudah, aman dan efisien.
“GNNT sebuah program yang dicanangkan oleh BI bersama pemerintah untuk mengurangi pembayaran secara Tunai , sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas masyarakat yang lebih menggunakan pembayaran secara Non Tunai yang begitu banyak manfaatnya,” pungkas Andry.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*