Orang Tua Pasien Dihajar Satpam RSHS Bandung Saat Antar Baju Anak

DIKEROYOK SATPANBandung, PADANGTODAY.com – Peristiwa itu terjadi Senin 25 Agustus lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban hendak memasuki ruang IGD untuk mencari ruangan anaknya yang baru menjalani operasi. Namun satpam berkata bahwa bukan waktunya jam besuk. Roni yang khawatir akan kondisi anaknya mencoba menerobos masuk.

Advertisements

Akhirnya dorongan sempat terjadi, bahkan sempat mengalami adu mulut. Beruntung percekcokan tak berlanjut lantaran korban menghindar mengingat anak korban yang saat itu masih di rawat.

Roni Saputra (29) mengalami luka di badan dan wajahnya karena diduga dikeroyok satpam Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Roni adalah orang tua pasien yang hendak menebus obat untuk anaknya. Tak disangka, dia justru mendapat perlakuan tidak baik dari sejumlah satpam di rumah sakit pelat merah itu.

Dua hari berselang, nampaknya perselisihan tersebut berbuntut pemukulan terhadap korban. Tepatnya pada Rabu (23/8) sekitar 23.00 WIB, Korban yang saat itu hendak mengantar baju anaknya yang masih dirawat di RSHS, kembali bertemu dengan security yang sempat menghadangnya.

“Saya bertemu dengan security yang waktu itu, terus mukulin saya di area parkir RSHS, saya yang masih di atas motor dipegangin mereka dan tak bisa berbuat apa-apa, saya dipukulin, diinjak-injak hingga babak belur,” tuturnya, Senin (1/9).

Tak hanya sampai situ, korban lalu di boyong puluhan security untuk di bawa ke Pos security, pada saat di bawa korban masih mengingat baju yang hendak dia antar kepada anaknya. “Tunggu dulu pa, saya mau ke dalam nganter baju buat anak saya,” katanya.

Kembali ketika dirinya melawati ruangan lainnya dia mendapatkan perlakuan tidak mengenakan. Dia kembali dihajar satpam. Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polsek Sukajadi dengan laporan Nomor: STPL/114/VIII/2014/JABAR/ RES TABES BDG/SEKTOR. SUKAJADI.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Nugroho Arianto, mengaku telah menahan enam orang tersangka pelaku penganiayaan. “Kami sudah memeriksa delapan orang. Enam jadi tersangka dan dua orang statusnya saksi,” katanya di Gedung Merdeka, Bandung, Senin (1/9).

Ia menuturkan keenam orang yang menjadi tersangka adalah petugas keamanan RSHS. “Dari pemeriksaan nanti berkembang. Bisa jadi ada tersangka baru. Saat ini baru ada enam orang yang terbukti melakukan pemukulan,” jelasnya. Kasus pemukulan ini ditangani oleh Polsekta Sukajadi.(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*