P2TP2A Akan Minimalisir KDRT dan Kekerasan Pada Anak di Payakumbuh

Ketua TP-PKK Ny. Henny Riza Falepi menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Ny. Henny Riza Falepi (kanan).

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Pemko Payakumbuh lewat Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB), bentuk sebuah wadah pelayanan perlindungan keluarga, perempuan dan anak. Wadah tersebut bernama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Pengurusnya, gabungan unsur pemerintah daerah dan vertikal serta  tokoh masyarakat kota ini. Sekretariatnya, berkantor di  BPMP-KB di Kelurahan Tanjung Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Pembentukan  P2TP2A, seperti disampaikan ketuanya Dr. Henny Riza Falepi, dalam rakor pengurus P2TP2A di aula BPMP-KB, Kamis (4/2), sebagai upaya mencegah dan menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga di kota ini. Pusat layanan ini bertujuan  mencegah dan meminimalisir masalah-masalah dalam rumah tangga, masalah remaja, pelecehan seksual serta masalah sosial lainnya yang terjadi di  Payakumbuh.

Untuk program kerja tahun 2016, seluruh elemen yang tergabung dalam kepengurusan pusat layanan terpadu, melakukan rapat, membahas program yang realistis, untuk mendorong warga menciptakan rumah tangga yang sakinah, mawadah dan waramah. Rapat dipimpin Sekeretaris BPMPKB Elvi Joni itu, ikut dihadiri Ketua LKAAM Payakumbuh, W. Dt. Paduko Bosa Marajo, Kepala Kantor Kemenag diwakili H. Darius, Ketua FKUB  Desembri, serta undur dari MUI dan  Bundo Kanduang Payakumbuh.

Menurut Henny, banyak faktor yang bisa memicu tindak KDRT dan kekerasan pada anak di Payakumbuh. Seperti kemiskinan dan tingkat pendidikan yang rendah. Karena itu, P2TP2A hadir sebagai pusat layanan masyarakat dalam upaya mencegah dan menyelesaikan masalah-masalah yang melanda masyarakat, khususnya KDRT dan kekerasan pada anak.

Harapan Ketua  P2TP2A  Payakumbuh Henny, seluruh pengurus P2TP2A, mampu bersinergi, melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat, menyampaikan tugas dan fungsi wadah sosial tersebut. Mereka yang tergabung dalam P2TP2A, mudah-mudahan mampu   bekerjasama dalam  mensejahterakan masyarakat Payakumbuh dengan cara menekan angka KDRT dan kekerasan pada anak. “Kita akan bersama-sama membantu masyarakat yang terkena KDRT maupun kekerasan pada anak-anak. Mulai dari tingkat kekeluargaan, sampai nanti ke ranah hukum,” kata Henny lagi.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*