Pacu Jawi Kembali Ditabuh

Lomba Pacu Jawi yang dilaksanakan di kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanahdatar, Sabtu (16/08).

Lomba Pacu Jawi yang dilaksanakan di kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanahdatar, Sabtu (16/08).

Advertisements

Tanahdatar, PADANGTODAY.com – Lomba Pacu Jawi, acara yang diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Tanahdatar merupakan agenda tahunan yang dilakukan hanya di 4 kecamatan di Kabupaten Tanahdatar yakni, Kecamatan Lima Kaum, Kecamatan Rambatan, Kecamatan Sungai Tarab dan Kecamatan Pariangan.

Ditahun 2014, penyelenggaraan lomba Pacu Jawi ini dilaksanakan di kecamatan Sungai Tarab tepatnya di Sawah Sayang, Nagari Talang.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada setiap hari Sabtu dalam kalender bulan Agustus 2014 ini. Yaitu pada tanggal 9,16,23, dan 30 Agustus 2014.

Dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tanahdatar pada Sabtu, (9/08) dan dijadwalkan ditutup pada Sabtu, (30/08).

Seperti diketahui, lomba Pacu Jawi adalah tradisi turun temurun semenjak 400 tahun lalu yang di lakukan oleh masyarakat Pagaruyung dan sampai sekarang tetap terjaga kelestarian budayanya dan akan terus dilaksanakan.

Khairul Fahmi Ketua Persatuan Pacu Jawi (PORWI) Kabupaten Tanahdatar mengatakan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, masyarakat dan ikatan Masyarakat Rantau Sungai Tarab yang telah membantu terselenggaranya acara ini.

“Acara ini sendiri sudah masuk dalam Agenda Nasional Tahunan dalam rangka mempertahankan tradisi di Nagari Pagaruyung. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk menunjang pariwisata di Tanahdatar,” ujar Khairul Fahmi.

Pacu Jawi pada edisi kali ini mendapat antusias yang luar biasa dari Wisatawan lokal dan mancanegara. Tidak kurang dari 1500 pengunjung hadir langsung dalam acara tahunan ini.

Ditemui PADANGTODAY.com, salah satu dari pengunjung, Datuak Nelson mengatakan bahwa ia sengaja dari rantau untuk menyaksikan acara yang luar biasa ini.

“Saya sengaja datang dari Rantau untuk menyaksikan Pacu Jawi. Karena memang acara ini sangat menarik untuk disaksikan dan merupakan tradisi yang harus terus dilestarikan demi memperkenalkan Nagari Pagaruyung ini ke sampai mancanegara,” harapnya. (romi)