Pacu Kuda Payakumbuh 2015, Lagi-Lagi Sukses Asyirwan Yunus

H ASYIRWAN YUNUS

H ASYIRWAN YUNUS

Advertisements
Menpora Imam Nahrawi bersama Walikota, Bupati, dan Ketua Pelaksana H Asyirwan Yunus

Menpora Imam Nahrawi bersama Walikota, Bupati, dan Ketua Pelaksana H Asyirwan Yunus

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Pacukuda Payakumbuh, alek Nagari yang sempat molor 2 jam lamanya, di waktu pembukaan Minggu (15/2). Menpora Imam Nahrawi membuka langsung kegiatan alek Nagari Payakumbuh dan Limapuluh Kota ini dengan semangat bersama Gunernur Irwan Prayitno duo kepala daerah, Alis Marajo dan Riza Falepi, serta Ketua Pelaksana H Asyirwan Yunus.

Buah tangan kerja H Asyirwan Yunus terlihat dengan ramai dan antusias masyarakat penonton. Berjubel. Ramai.

Sejak adanya pacuan kuda di Gelanggang Kubu Gadang Kota Payakumbuh, penyelenggaraannya masih belum berubah. Upacara pembukaan yang molor dari jadwalnya sudah sangat membudaya sejak dulu sampai pelaksanaan Pacukuda Minggu (15/2) .

Selama menanti acara seremoni pembukaan, praktis belum ada kuda yang dipacu, membuat masyarakat yang sudah datang dari pagi merasa kecewa. Selain itu penonton yang berjubel di dalam lapangan, sehingga sulit untuk melihat kuda berpacu mengitari gelanggang.

Kali ini, alek anak nagari Luhak nan Bungsu dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Mahrawi dan disaksikan ribuan penonton dari berbagai daerah.

Acara Alek kali ini diketuai oleh oleh Asyirwan Yunus yang juga Wakil Bupati Limapuluhwan Kota. Asyirwan yang dipercaya sebagai ketua panitia, telah berusaha dan bekerja keras untuk mensukseskan acara alek ini.

Menurut Asyirwan Yunus mengaku alek yang dikemasnya cukup sukses berkat kerja keras panitia pelaksana, serta dukungan dari seluruh masyarakat Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

“Untuk rapat bahkan sampai tengah malam. Hingga pagi, panitia terus memikirkan persiapan agar pacu kuda bisa sukses. Belum lagi pekerjaan di kantor yang harus diselesaikan,” kata Asyirwan Yunus.

Namun kerja keras yang kelehan yang dirasakan Asyirwan Yunus terobati dengan berhasilnya kuda jantan yang masih berumur 4 tahun miliknya meraih salah satu juara.

“Kuda saya Si Ganteng berhasil memperoleh nomor 2 untuk Kelas III Handicap dengan jarak pacu 1.600 meter. Kuda tersebut merupakan keturunan dari Century Time generasi ke 3,” ujar Asyirwan Yunus.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*