Walikota Padang Panjang Hendri Arnis dalam sambutannya menyampaikan Bahwa Kampung KB adalah sebagai model miniatur pelaksanaan total program Kependudukan dan Keluarga Berencana secara utuh,yang melibatkan dan bersinergi dengan berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat namun tetap berpijak pada kebutuhan dan kondisi suatu wilayah.

“Pencanangan kampung KB dengan lokasi Kubu Gadang Keluruhan Ekor Lubuk,tentunya telah melibatkan berbagai komponen termasuk kebutuhan dan kondisi sosial masyarakat yang secara nyata sangat mendukung program kependudukan dan KB di Kota Padang Panjang, Saya sangat yakin, Kampung KB Kubu Gadang yang diresmikan hari ini akan mampu menjadi contoh bagi Kelurahan lainnya diKota Padang Panjang”,Katanya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinisi Sumatera Barat, Nofrizal menyampaikan meskipun kampung KB bukan hal yang baru tapi ini adalah bagian dari “mambangkik batang tarandam” dimana seluruh komponen masyarakatnya diharapkan mampu menjadi pilar pembangunan, termasuk keluarga berencana.

“Kampung KB memiliki beberapa sasaran di berbagai bidang dan objek seperti keluarga, remaja, lansia, pasangan usia subur, balita dan pihak lainnya yang memberi dampak positif bagi masyarakat”.

Lebih lanjut Nofrizal menyampaikan bahwa Kampung KB merupakan mandat dari pelaksanaan agenda prioritas Nawacita Pemerintah yakni meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia yang di implementasikan melalui pembangunan kependudukan dan KB, juga merupakan upaya penguatan Program tersebut yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk Masyarakat guna memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan total KB.

Dalam acara tersebut para tokoh masyarakat membacakan komitmen dan pernyataan atas kesediaan mereka menjadikan Desa Kubu Gadang sebagai Kampung KB, dilanjutkan dengan pemukulan Gong oleh Ketua DPRD Kota Padang Panjang Asril Kusuma, kemudian Penandatanganan Prasasti oleh Walikota Hendri Arnis dan Ketua Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Nofrzal. (*)