Padang Panjang Ikut Porprov Tergantung Persetujuan DPRD

Padangpanjang, padang-today – Atlet yang berasal dari Kota Padang Panjang bisa mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini, setelah biaya operasional disetujui oleh lembaga legislatif setempat. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Porbudpar) Padang Panjang Sri Syahwitri di Padang Panjang, Senin mengatakan, dana bagi para atlet selama mengikuti Porprov itu dialokasikan melalui kegiatan Dinas Porbudpar di APBD Perubahan 2016.

Advertisements
“Mudah-mudahan lembaga legislatif bisa menyetujui anggaran tersebut, sehingga Padang Panjang tetap bisa mengikuti Porprov yang akan berlangsung di Kota Padang tahun ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyediaan anggaran untuk para atlet melalui kegiatan pada Dinas Porbudpar tersebut, karena tidak adanya kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padang Panjang, sehingga atlet Padang Panjang terancam tidak mengikuti pekan olahraga dua tahunan sekali itu.
“Namun setelah kami melihat regulasinya, ternyata untuk mengikuti Porprov itu bisa tidak melalui KONI,” jelasnya.
Direncanakan, katanya, ada sekitar 15 cabang Olahraga yang akan diikuti oleh atlet Padang Panjang pada Porprov tahun ini.
“Dana terbatas, kami hanya mengutus sekitar 50 orang atlet untuk mengikuti Porprov itu. Semuanya asli putra daerah Padang Panjang,” sebutnya.
Anggota DPRD Padang Panjang Hendra Saputra mengatakan, penyediaan alokasi dana untuk atlet pada kegiatan Dinas Porbudpar itu dipersilahkan saja.
“Namun demikian kami tidak bisa menyetujuinya secara langsung sebelum ada regulasi yang jelas yang mengatur tentang penyediaan dana di APBD-P tersebut,” katanya.
Ia mengatakan, pembahasan alokasi dana untuk kegiatan Porprov itu dilaksanakan bersamaan dengan anggaran lainnya di Pemkot Padang Panjang.
“Saat ini kami sedang melakukan pembahasan anggran itu, karena APBD-P sudah diajukan ke DPRD. Mudah-mudahan ditetapkan secepatnya,” teranganya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*