Padang Pariaman, Kawasan Tarok City dan Balon Bupati 2020

Padang-today.com__Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sedang bersemangat dalam mempertegas komitmen untuk mengembangkan kawasan terpadu Tarok city sebagai salah satu upaya implementasi program smart city yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Keseriusan pemerintah itu akan membangun fasilitass pendidikan dan kesehatan di kawasan Tarok City. Sudah banyak perguruan tinggi di Sumatera barat yang hadir dibangun di kawasan seluas 700 hektare itu. Hal ini di tuangkan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pengembangan Smartcity oleh pemerintah setempat dan perusahaan teknolgi Dassault Systemes di Singgapura beberpa waktu lau.

Keinginan Pemerintah Padang Pariaman dalam mewujudkan pembangunan dan mengembangkan kawasan terpadu Tarok city itu mendapat dukungan dan tantangan dari kementerian dari kalangan masyarakat itu sendri.

Kawasan terpadu Tarok merupakan satu-satunya di Indonesia yang memiliki universitas, rumah sakit, dan fasiltas lainya di satu kawasan terpadu di Indonesia. Hal ini didukung penuh oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.

Sebagian masyarakat yang merasa dirugikan hak nya di sekitar lokasi tersebut, menentang dengan kebijakan pemerintah itu. Dengan alasan hak-hak mereka dirampas oleh pemerintah. Terkait dengan hal ini, pemerintah dan masyarakat harus bisa menyikapi dan memahami kehadiran sebuah kawasan Tarok City yang notabenenya adalah untuk masyarakat dan daerah itu sendiri.

Tidak sedikit angaran pemerintah daerah setempat tersedot dengan pengembangan kawsan tersebut. Baru-baru ini pada tahun 2018, pemerintah setempat telah mengalokasikan hampir 20 miliar di tahu 2018 untuk mewujudkan sebuah konsep Smartcity di kawasan tersebut.

Padang Pariaman adalah daerah yang cukup luas, yang berkisar 1.328,79 km2 dan populasi 391.056 jiwa lebih. Daerah ini memiliki potensi penghasil kelapa yang sangat besar, kemudian diikuti dengan hasil alam lainya seperti, padi, pisang, pinang, nenas, manggis, dan banyak lainya.

Sementara untuk hasil tambang alamnya, daerah itu juga cukup besar memilki potensi, batu kapur, bahan galian trass, andesit, tanah liat, sirtukil dan lainya. Namun, yang tak kalah pentingnya, wisata alamnya cukup menjanjikan dan memilki nilai bisnis wisata.

Artinya, Padang Pariaman dengan berbagai potensi dan luas alam yang cukup besar, bukan tidak mungkin apabila dikelola dengan baik, daerah ini akan lebih maju dan akan lebih baik lagi kedepannya.

Disini dituntut, kejelian Kepala Daerah beserta Organisasi Perangkar Daerah (OPD) dan instansi terkait lainya, dapat mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan optimal dan mendorong Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagiannya menopang pembangunan di daerah tersebut, serta harus mampu menggali potensi-potensi daerah itu sendiri.

Hanya menghitung bulan kalender saja, Tahun 2020 mendatang akan kembali digelar pesta demokrsi di daerah tersebut, yakni memilih bupati dan wakilnya periode 2020-2025. Dimana, Ali Mukhni tidak dapat maju kembali dikarenakan sudah menjabat selama dua periode sejak tahun 2010 lalu.

Incumbent/petahana, hanya bersisa wakil bupati aktif saat ini, yaitu Suhatri Bur. Dengan kondisi tersebut, sudah barang tentu akan bermunculan putra-putra terbaik di daerah itu yang lebih energik, gigih dan ekpresif dari para tokoh politisi, pratiksi dan birokrasi yang bersal dari daerah itu sendiri. Baik yang diranah maupun yang dirantau.

Sejumlah tokoh sudah mulai mencuat akan menghiasi bursa calon Bupati Padang Pariaman 2020 yang akan siap berkompetisi untuk memimpin Padang Pariaman kedepan. Selain Suhatri Bur, Damsuar, Martias Mahyuddin, sejumlah nama diperkirakan akan ikut berkompetisi sebagai putra-putri terbaik Padang Paariaman.

Dari pantauan di dapati nama-nama yang sudah menjadi buah bibir masyarakat Padang Pariaman, yakni sebagai berikut :

  1. Elfi, MM Dt tumanggung Sati saat ini masih aktif di Dinas PUPR Mentawai.
  2. Refrizal, saat ini menjabat Ketua Umum DPP PKDP
  3. Suhatri Bur, saat ini menjabat Wakil Bupati Padang Pariaman
  4. Damsuar, mantan wakil bupati
  5. Martias mahyuddin, mantan Wakil Bupati Padang Pariaman
  6. Yusuf Sikumbang, tokoh perantau dari Riau
  7. Yobana Samial, tokoh Padang Pariaman dari Jakarta
  8. Buyuang Lapau, saat ini menjabat Kepala BPKAD Kota Sawahlunto
  9. Darmawi, dari politisi Partai Gerindra
  10. Firdaus, saat ini terpilih sebagai anggota DPRD Sumbar
  11. Iqbal, putra tertua Ali Mukhni
  12. Rahmal Salaeh, saat ini menjabat ketua PKDP Sumbar
  13. Endarmy, salah satu politisi yang duduk dikursi DPRD Sumbar

Tiga Belas nama-nama yang di gadang oleh masyarakat Padang Pariaman itu bukan hanya sekedar mencari populeritas, akan tetapi membawa daerah dan mayarakat Padang Pariaman itu kerah yang lebih baik dan lebih maju. Siapapun yang unggul dalam memperebutkan kursi kepemimpinan itu, dialah putra-putr terbaik masyarakat Padang Pariaman. (Herry Suger)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas