Padang Pariaman Siap Laksanakan “New Normal”

Padang-today.com – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2 di Padang Pariaman berakhir pada 29 Mei 2020. Saat ini, pemerintah setempat sedang mempersiapkan konsep kondisi normal yang baru atau New Normal di tengah pandemi.

Terkait hal itu, juru bicara gugus tugas covid-19 Pemkab Padang Pariaman Budi Mulya, Kamis (25/5) mengatakan New Normal merupakan suatu kehidupan dengan kebiasaan baru, aktivitas baru di mana masyarakat dapat beradaptasi dengan virus corona Covid-19 dengan sistim menerapkan Standar Operasional Pelaksanaan (SOP).

“Untuk penerapapan new normal ini dilakukan secara bertahap, untuk tahap pertama di lakukan di lingkungan perkantoran, BUMN, pemerintah, dan dilingkungan industri,” ujar Budi.

Budi mengatakan, untuk fasilitas umum lainya seperti pasar, mall, dan terminal angkutan umum belum, pihaknya masih menunggu kebijakan dari pemerintah provinsi.

Sementara, Yutliardi Rivai menambahkan, Pemberlakukan konsep New Normal ini, dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin sembari menunggu vaksin Covid-19 ditemukan.

Pemerintah Padang Pariaman saat ini akan menyosialisasikan konsep New Normal kepada masyarakat, dan akan memberitahukan apa-apa saja aturan yang mesti dipatuhi saat pemberlakuannya.

Yuteriadi menyebut, saat ini warga Padang Pariaman yang terjangkit Covid-19 mulai menunjukkan grafik yang cenderung menurun.

Namun di pusat perbelanjaan seperti pasar , lanjut Yutliatdi agak sulit sebab orang yang berjualan selama masa inkubasi sudah banyak bertemu orang dan belanja.

Data per 27 Mei 2020, jumlah pasien positif yang terkonfirmasi di Padang Pariaman mencapai 11 orang, 2 orang di antaranya dinyatakan sembuh, dan sisanya masih isolasi.

Kemudian jumlah pasien dalam pengawasan sebanyak 6 orang, 11 masih dirawat dan sisanya dinyatakan negatif corona.

Sementara jumlah orang dalam pantauan sebanyak 8 jiwa, 339 Pelaku Perjalanan dari Area Terjangkit (PPT)  di antaranya sudah selesai masa mantau

“Dari 19 kecamatan di kabupaten padang pariaman, ada 6 kecamtan yang masih bertahan pada zero covid-19 dari penyebaran pandemi,” ujar Yutiardi.

Dari 6 kecamatan teraebut itu, jelasnya pihaknya akan mencoba mengiring daerah tersebut sebagai daerah percontohan terbebas dari covid-19 (SugeR)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas