Padangpanjang Raih Adipura Keempatbelaskalinya

Padangpanjang—Dihujani prestasi tingkat nasional di awal tahun 2019 ini, Kota Padangpanjang kembali menerima piala Adipura untuk keempatbelaskalinya. Penyerahan Adipura tahun  2018 ini oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada Walikota Padangpanjang  Fadly Amran BBA di Jakarta, Senin, (14/1).

Fadly mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Padangpanjang, yang telah membudayakan kebersihan lingkungan kota di Padangpanjang. “Saya mengucapkan terimakasih kepada segenap warga Padangpanjang. Ini merupakan prestasi masyarakat, prestasi kita semua,” kata Fadly melalui Kadiskominfo Marwilis yang ikut mendampingi ke Jakarta disamping Kadis Perkim & LH.

Penyerahan penghargaan Adipura kali ini menurut Wapres Jusuf Kalla sebagai rekor terbanyak menerima. Lebih dari 100 kabupaten kota dengan berbagai kriteria.

Sementara Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menuturkan 146 Adipura itu terdiri dari 1 Adipura Kencana, 119 Adipura, 10 sertifikat Adipura, 5 plakat Adipura, serta penghargaan kinerja pengurangan sampah untuk 11 kabupaten kota.

Anugerah Adipura diberikan pada kota yang mampu menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan yang baik. Melalui evaluasi dan penilaian yang mendalam dengan kriteria ketat.

Padangpanjang berhasil meraih Adipura sebanyak empatbelas kali. Ini merupakan sesuatu yang mencerminkan kebersihan kota Padangpanjang.

“Prestasi ini perlu kita pertahankan. Kita sudah terkenal sebagai kota bersih. Mari kita pertahankan kebersihan itu. Kita budayakan dalam kehidupan sehari hari,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Padangpanjang, Mahdelmi Dt. Barbangso.

Menurut Kadis Perkim LH Padangpanjang, Wita Desi Susanti, Adipura saat ini bukan saja difokuskan pada kebersihan semata, melainkan pada semua aspek pengelolaan lingkungan, seperti penghijauan, resapan air, pengendalian pencemaran dan yang terpenting adalah  partisipasi aktif masyarakat beserta semua stakeholder yang ada. Termasuk inovasi daerah dalam mengelola lingkungan juga menjadi perhatian penting dalam program Adipura saat ini.

Khusunya di Padangpanjang, komitmen pemerintah yang dituangkan dalam program kebijakan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan bersih itu sangat besar. Terutama dalam pengelolaan sampah, kota berhawa sejuk itu memiliki 284 tenaga kebersihan. Di dalamnya sebanyak 86 orang ditugaskan tersebar pada 16 kelurahan dengan dukungan satu unit becak motor (bettor) di setiap kelurahan.

“Pemerintah terkait dengan pengelolaan kebersihan ini, khususnya sampah rumah tangga telah diterapkan system jemput bola. Masyarakat tidak harus lagi mengantarkan limbah ke bak sampah, cukup menempatkan pada gantungan yang disedikan di banyak titik pada pemukiman sekitar. Petugas betor akan selalu keliling melakukan pemungutan hingga ke ujung gang sehingga tidak terjadi pembusukan,” ungkap Wita dihubungi terpisah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas