Padangpariaman, Aksi Mogok Wasit di Proprov XV

Padang-today.com_Sebanyak 16 partai Final cabang olahraga tinju yang seharusnya dipertandingkan, Minggu (25/11) malam, gagal dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV di Kabupaten Padang Pariaman.

Sejumlah pihak membenarkan adanya aksi mogok wasit yang dikarenakan masalah honor yang tak cair tepat waktu. Pada Porprov sebelumnya, honor wasit sudah dibayarkan sebelum Porprov dimulai.

Memalukan menurut Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Sumbar menyebutkan kalau ada wasit yang bersal dari luar Sumbar, bahkan luar negeri, seperti dari Singapura dan Malaysia.

“Saya sangat malu mendengar kabar kalau ada honor wasit, juri dan panitia tidak dibayarkan. Apapun alasannya, insiden ini sungguh memalukan dan Proprov kali ini menjadi ternoda dan terburuk dibandingkan Porprov sebelumnya,”kata Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Sumbar, Togi Tobing kepada wartawan, senin 26/11/2018

Menurutnya, Insiden dihentikan pertandingan Final itu sangat mencoreng penyelengaraan Porprov di Padang Pariaman. “ Apa lagi notabenenya masalah wasit, dimana honor untuk semua wasit biasanya sudah selesai sebelum iven diselengarakan” ujarnya.

Selain itu, dengan hadirnya wasit juri yang didatangkan Pertina Sumbar dari Negara tetangga dan wasit luar Sumbar lainnya, honor mereka juga tidak dibayarkan oleh tuan rumah tepat waktu.

“ Biasaya, kita berkaca diri penyelegaraan sebelumnya, bahwa honor wasit juri sudah dibayarkan panitia sebelum pelaksanaan babak semi final,” kata dia.

Salah satu panitia Porprov Kabupaten Padang Pariaman, Jhon Kenedi, ketika dihubungi melalui ponsel selulernya mengakui adanya aksi mogok yang disebakan persoalan honor.

“polemik di lapangan memang ada, namun cepat diatasi. Miskipun terhentinya pelaksanaan di beberapa Cabor dan semuanya ini sudah dapat diatasi oleh panitia,” kata Jhon Kenedi.

Menurutnya, kegaduhan hal seperti itu memang terjadi di beberapa cabor dan semuanya ini karena kesalahpahaman saja anatara panitia Porprov dengan para wasit juri yang dilibatkan dalam Porprov itu. “Wasit memang sempat melakukan protes kepada panitia, semuanya ini diakibatkan dengan belum dibayarnya honor wasit oleh panitia.

Ia juga membenarkan, semua wasit yang bertugas memimpin jalannya petandingan tinju Porprov melakukan mogok kerja. Untuk mengatasi kegaduhan itu, panitia pada hari itu juga melakukan duduk bersama dengan wasit yang mogok.

“Panitia Porprov sudah melakukan diskusi dan penjelasan kepada wasit. Alhasil, pertandingan sudah bisa dimulai kembali pada Senin 26/11/2018,” tandasnya menghakiri.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*