Padangpariaman Untuk Hari Raya Idul Fitri 1438 H Kebutuhan Pokok Sangat Cukup

Tim Pemantau Harga Pasar Padangpariaman

Padangpariaman, Padang-today.com__Menjelang memasauki Hari Raya Idul Fitri 1438 H harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Padangpariaman masih stabil dan aman. Selain itu ketersedian bahan pokok sangat cukup. Hal ini disampaikan Ketua Tim Pemantau Harga kebutuhan pokok Netty Warni, Jum’at 16-06-2017 di Sicincin,Padangpariaman.

“ Tim ini melakukan kunjungan ke pasar Sicincin untuk melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok dan sekaligus meninjau ketersediaan bahan pokok menjelang masuknya Hari Raya Idul Fitri 1438 H,” kata Netty Warni.

Katanya, Padangpariaman menjelang memasuki Hari Raya Idul Fitri 1438 H ketersedian bahan pokok cukup aman dan harga stabil dari sejumlah pasar tradisional yang dipantau oleh Tim Pemkab Padangpariaman.

Dijelaskan, Tim pemantau harga ini dalam kunjungan kepasar berinteraksi langsung dengan pedagang dan pengunjung pasar. “ selain itu Tim ini juga berdialog langsung dengan pengunjung dan pedagang, “ ujarnya.

Dari dialog yang dilakukan tim ini, jelas Netty, bahwa harga cukup stabil dan ketersediaan bahan pokok hingga hari raya Idul Fitri terjamin aman. Namun ada sejumlah pedagang mengeluhkan turunnya omset mereka dikarenakan melemahnya daya beli masyarakat.

Ali Unardi (54), salah seorang pedagang cabe di pasar secincin tersebut mengatakan bahwa terjadi penurunan omset dagangannya untuk tahun ini. “Untuk harga cabe, bawang merah, bawang putih dan yang lainnya tidak terjadi kenaikan harga. Hanya saja saat ini omset kami menurun,” ungkapnya.

Ali Unardi mengakui omset dagangannya perhari mencapai 1 juta rupiah. Namun keadaan sekarang melemah dan menurun menjadi 800 ribu. Ia pun tidak mengetahui persis faktor penyebab melemahnya daya beli masyarakat. Akan tetapi ia dan rekan-rekan sesama pedagang berharap hal ini tidak terjadi setiap hari apalagi sampai memasuki hari Raya Idul Fitri, jelas Ali Unardi.

Hal yang sama juga terjadi pada pedagang beras. Mereka juga mengakui bahwa tidak ada masalah dengan harga dan stok beras hingga Hari Raya Idul Fitri tiba. Hanya saja juga terjadi penurunan pada omsetnya.

Menurut pengakuan salah seorang pedagang beras hal ini dikarenakan oleh serentaknya panen padi di daerah Kabupaten Padangpariaman. Terkait dengan melemahnya daya beli masyarakat, ia mengatakan salah satu kemungkinannya adalah belum cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara dan karyawan swasta. (sgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*