Pameran Rumah Rakyat, 3.500 Rumah Murah Terjual

Pameran-Rumah
JAKARTA, PADANGTODAY.com– Penjualan rumah selama pameran Rumah Rakyat Expo yang diselenggarakan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sejak 3 sampai 7 September mencapai 3.500 unit.

Advertisements

Ketua panitia penyelenggara acara, Budi Hartono, yang juga sebagai Direktur Utama Badan Layanan Umum – Pusat Pembiayaan Perumahan (BLU – PPP) Kemenpera mengatakan, sampai pada waktu penutupan pameran yaitu Minggu (7/9) pukul 19.00 WIB, belum semua pengembang merekap dan menyampaikan laporannya, karena masih banyak melayani pengunjung yang datang ke standnya.

“Ada pun pengunjung yang datang ke Pameran Rumah Rakyat ada 99.254 orang. Dikarenakan masih ada pengunjung yang antusias maka jumlahnya akan mencapai 100.000 orang,” ujar Budi Hartono dalam siaran persnya yang diterima JPNN, Senin (8/9).

Sementara itu, Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo, menegaskan rumah bersubsidi tidak boleh dioverkreditkan. “Saya ingatkan yang berminat terhadap rumah bersubsidi tidak boleh dilakukan over kredit maupun pengalihan. Pengalihan hanya boleh dilakukan ke MBR lain melalui badan yang ditunjuk Kemenpera, yaitu, BLU – PPP Kemenpera,” terang Sri Hartoyo.

Sri Hartoyo juga menerangkan bahwa ketentuan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No 3 Tahun 2014. Selanjutnya, Sri juga mengatakan idealnya pameran rumah rakyat bisa diselenggarkan di seluruh kota, tapi hal itu tidak mungkin. Dikarenakan ada bank untuk melayani transaksi.

“Saya juga berharap pembeli bisa beli rumah sesuai harapannya. Pengembang bisa menjual rumah dan tidak ragu mengembangkan bisnis rumah murah karena banyak yang membutuhkan,” terang Sri Hartoyo.

Selanjutnya, Sri menambahkan bahwa memang keuntungan dari penjualan rumah murah tidak terlalu banyak tapi apabila dilihat lagi dari penjualannya yang banyak maka akan mendatangkan banyak keuntungan juga.

Setelah pameran rumah rakyat 2014 di Jakarta berakhir. Selanjutnya menanti sepuluh kota untuk diselenggarakan pameran serupa, yaitu: Surabaya, Semarang, Medan, Palembang, Makassar, Pontianak, Banjarmasin, Karawang, Bekasi dan Tangerang. (dil/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*