Pansus I: Satu Ranperda Positif Batal, Satu Dipertanyakan, Satu Bakal Oke

Ismet Harius--Anggota DPRD Kota Payakumbuh

Ketua Pansus I DPRD Payakumbuh Ismet Harius

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Panitia Khusus I DPRD Kota Payakumbuh yang membahas tentang tiga Ranperda, disinyalir bakal mengumumkan batalnya satu Ranperda yang diajukan oleh Walikota Riza Falepi. Pansus I itu membahas tentang Pembentukan Kelurahan, Ranperda tentang Perubahan SOTK dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil.

Ketua Pansus I, Ismet Harius saat dikonfirmasi ternyata membenarkan hal ini. Menurutnya Perda tentang Pembentukan Kelurahan, berdasar rekomendasi Kemendagri yang belum ada Peraturan Pemerintahnya, dan di Gubernuran yang belum ada pemetaannya. Perda ini menurut Ismet Harius dibatalkan sebab juga berdasar imbuh saran Kemendagri, bahwa dana pembangunan Kelurahan tengah dibahas pula di Kementrian.

”Jangan sampai, kita tengah mengupayakan jumlah kelurahan seminim mungkin menyesuaikan dengan jumlah penduduk dan faktor lainnya, eh, ternyata nanti mengucur dana untuk setiap kelurahan. Kan rugi?” kata Ismet Harius serius.

Lalu, soal kelurahan yang sudah digabung saat ini, tetap saja seperti itu. Artinya, tidak jadi persoalan. Namun, setelah ini, jangan digabung-gabung dulu. Kita rekomendasikan ke Pemko Perda ini batal. Sebab, meski di Kemendagri direkomendasikan kami untuk memending, namun, di aturan legislatif tidak ada kata pending. Sementara, kita kembalikan ke Pemko dulu,” Ismet Harius yang juga Ketua Fraksi Bintang Nasdem DPRD Payakumbuh itu.

Proses panjang pembahasan 3 Ranperda telah berjalan. Mulai dari rapat-rapat di ruangan, sampai kunjungan kerja ke luar provinsi dan luar daerah, hingga konsultasi ke pemerintah pusat telah dijalankan. Proses panjang ini menurut Ismet Harius menghasilkan berbagai kesimpulan yang dikerucutkan pada pembatalan salah satu Ranperda.

Lalu, soal Ranperda Struktur Organisasi dan Tata Kerja di Pemko Payakumbuh, diperoleh kesimpulan sementara bahwa secara aturan hukum dan kredit poin pemerintahan tidak ada hambatan. Ranperda ini secara konstitusional dan aturan bisa disetujui.

”Namun, selaku Ketua Fraksi, fraksi Bintang Nasdem yang akan rapat sebentar lagi akan mempertanyakan kemampuan keuangan daerah dalam penambahan jabatan . Asisten Setda jadi 3 orang dan Staf Ahli jadi 5 orang ini. Informasi sementara, dibutuhkan anggaran tambahan atau sedotan dana Rp200 juta saja bagi kelengkapan kerja penambahan SOTK ini,” kata Ismet Harius.

Meski begitu, Fraksi-Fraksi yang jumlahnya delapan di DPRD Payakumbuh segera akan rapat dan memberikan pandangan umum fraksinya kepada Walikota Payakumbuh. Fraksi Bintang Nasdem, dikatakan Ismet Harius, tetap akan mempertanyakan kemampuan daerah dari sisi keuangan untuk melanjutkan Ranperda SOTK ini.

Lalu, khusus Ranperda tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil dinyatakan Ketua Pansus I Ismet Harius tidak ada persoalan. Sebab, merujuk kepada UU dan aturan lainnya, segera pelayanan prima kepada masyarakat, cepat, akurat, dan gratis ini menjadi konsep yang dilaksanakan.(Dodi Syahputra)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*