Pantai Gandoria Semakin Dikunjungi Pengunjung

PARIAMAN, PADANGTODAY.com-Pantai Gandoriah, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman memang semakin hari semakin menarik para pengunjung. Apalagi semenjak Pemko Pariaman mengalakan berbagai kegiatan dilaksanakan di Pantai Gandoriah.

Advertisements

Kondisi demikian menjadi semakin menarik para pengunjung dari berbagai daerah. Berdasarkan kondisi tersebut dua kelompok tari Taiko dan Ajia Nokaizoku dari negara Jepang juga melaksanakan pentas di Pantai Gandoriah.

Sehingga semakin menarik para pengunjung. Lihat saja kalborasi dua kelompok tari tersebut menampilkan kebolehan di Pantai Gandoriah, kemarin. Tak pelak lagi ratusan pengunjung memadati lokasi Pantai Gandoriah.

“Kita akan terus tampilkan berbagai kegiatan di Pantai Gandoriah. Kita melaksanakan ini dalam rangka menuju Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata yang islami,” kata Walikota Pariaman H Mukhlis R saat pertunjukan, kemarin.

Apalagi katanya, sekarang pergelaran yang bisa memadukan selera seni budaya dua negara dalam satu panggung dengan karakter yang sangat berbeda. Karena itu pertunjukkan tari di Taman Panggung Pantai Gandoriah menjadi menarik, karena mempertemukan seni tari Pariaman dan Jepang.

Katanya, pertunjukan bertajuk memorial dance konsep ini merupakan kolaborasi dua kelompok tari Taiko dan Ajia Nokaizoku. Begitu juga Pariaman juga menampilkan berbagai seni budaya. Mulai dari tari tabuik, tari piring dan banyak tari lainnya.

“Kita sangat berterima kasih dengan penampilan sanggar dari negara Jepang yang ada di Padang dan Jakarta yang dimiliki oleh Hasuda Ai yaitu sanggar Projek Ai. Ke depan kita akan terus galakan pertnjukan ini untuk kemajuan sektor pariwisata Kota Pariaman yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Dikatakan, dengan dilaksanakan kalaborasi kesenian budaya Pariaman yang bertujuan untuk kemajuan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata. Sebab, Kota Pariaman sangat banyak potensi wisata yang bisa dikunjungi, seperti Pulau Angso II, Penangkaran Penyu, Pantainya dan kuliner.

Dirinya berharap kalaborasi budaya ini mempererat hubungan antara Jepang dengan Kota Pariaman. Namun demikian, hubungan ini sudah terjalin sejak tahun 2009 saat gempa menggoncang Sumatra Barat. Saat itu Jepang mulai datang kesini memberi bantuan berupa membangun posko kesehatan dan mengajarkan berbagai tarian.

“Sekarang kondisi tersebut terus terjalin. Bahkan semakin erat persaudara Jepang dengan Kota Pariaman. Buktinya, sekarang ada penampilan sanggar tari Jepang di Pantai Gandoriah yang dapat menjadi daya tari pengunjung untuk datang,” ujarnya.

Sementara itu, Konsul Jepang di Medan Yuji Hamada mengatakan, Kota Pariaman sama dengan Negara Jepang wisatanya. Kenapa tidak, Kota Pariaman adalah daerah wisata nomor 1 di dunia. Apalagi wisata Kota Pariaman memiliki potensi yang sangat banyak dan mempunyai nilai, baik pulau serta sumber daya manusianya.

“Kita dari Negara Jepang memberikan kenangan atau berupa hadiah kepada Walikota Pariaman. Begitu juga Walikota Pariaman H Mukhlis R juga mengasihkan kenangan. Kita berharap jalinan kerja sama ini terus berlanjut untuk kemajuan pariwisata Kota Pariaman yang lebih baik ke depannya. Kita siap memberikan dukungan kepada Kota Pariaman, sehingga Kota Pariaman betul-betul menjadi daerah tujuan wisata dunia ke depannya,” tandasnya mengakhiri. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*