Pantat Mobil Dibahas di Pansus III DPRD Payakumbuh

Anggota DPRD Payakumbuh Maharnis Zul

Anggota DPRD Payakumbuh Maharnis Zul

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Mobil besar berupa truk dan fuso yang melakukan bongkar muat di kelurahan Talang kecamatan Payakumbuh Barat, diduga sudah lama mengganggu ketertiban umum. Pasalnya, setiap melakukan pembongkaran barang, pantat mobil masih tersisa di jalan raya.

Hal tersebut disampaikan ketua Pansus III DPRD Kota Payakumbuh H. Maharnis Zul kepada dinas Perhubungan dan Kominfo serta tim ranperda Kota Payakumbuh yang diwakili Kabag Hukum Prima Yanuarita, di ruang rapat kerja DPRD, kemarin.
Laporan masyarakat terhadap pantat mobil itu, sudah berkali-kali datang ke DPRD. Karena saking banyaknya laporan masyarakat, kami juga melakukan turun lapangan, ternyata benar apa yang dikadukan masyarakat tersebut.
“Agar seluruh masyarakat nyaman dalam menempuh jalan raya, khususnya di kelurahan Talang, dan umumnya di beberapa titik, termasuk di kelurahan Parit Rantang, juga masalah pantat mobil yang sangat mengannggu kendaraan lainnya, ketika melakukan bongkat muat barang, “ujar Maharnis Zul.
Dalam kesempatan itu, Kadis Perhubungan dan Kominfo Adrian didampingi beberapa Kabid dan Kasi, mengakui adanya, beberapa masalah terhadap pantat mobil ketika melakukan bongkat muat barang.
Semuanya telah kami pantau dan sudah kami sikapi. Maka dalam ranperda yang kami ajukan ini, termasuk masalah pantat mobil yang amat menjolok ketika beraktifitas. Mobil besar seperti truk dan fuso melebihi bahu jalan jika masuk ke sebuah toko atau gudang.
“Ranperda yang diajukan terhadap parkir mobil besar itu juga menyangkut dengan pengaturan cara parkirnya. Selama ini, dinas Perhubungan baru memungut retribusi parkir. Izin pengangkuitan angkutan barang ini, pasalnya kita tambah satu pasal lagi,“ harap Adrian.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*