Paritmalintang Ditetapkan Sebagai Nagari Percontohan

PADANGPARIAMAN,PADANGTODAY.COM-Jelang dilantiknyaH Syamsuardi sebagai Walinagari Paritmalintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman, kemarin, nagari ini ditetapkan Pemkab Padangpariaman dibawah komando H Ali Mukhni sebagai nagari percontohan dalam penyusunan admistrasi keuangan perkantorannya.

Diusamping Kenagarian Paritmalintang sebagai pilot projet dalam pengelolaan admistrasi keuangan ada dua nagari lagi masuk dalam program implementasi Undang-Undang (UU) desa dan Peraturan Presiden tentang keuangan desa.

“Tiga nagari tersebut kita jadikan sebagai pilot project alam hal pengelolaan keuangan nagari,” kata Hanibal Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Padangpariaman.

Katanya, tiga nagari itu adalah Paritmalintang, Sungai Asam dan Lubuak Aluang. “Nantinya ketiga nagari itu akan disupervisi langsung oleh Badan Pemeriksaan Keuangan Pusat (BPKP). Kita harpakan para perangkat nagari yang terlibat dalam pembinaan ini akan meneruskan apa yang mereka dapat pada nagari-nagari lainnya,” kata Hanibal.

Pelatihan ini igelar katanya, secara nasional. Di Sumatera Barat, hanya Padangpariaman yang dijadikan pilot project. “Jadi, ketiga nagari ini adalah perwakilan Sumbar untuk nasional,” katanya.

Apa yang akan diberikan kepada para perangkat nagari dimaksud adalah hal-hal yang berkaitan dengan Undang-undang Desa, Peraturan Presiden Nomor 43 dan 60 tentang keuangan desa.

Kemudian lebih jauh Hanibal berharap setiap nagari yang ada di Kabupaten Padanpariaman dapat meningkatkan kualitas dan pengetahuan para perangkatnya, lantaran sistem keuangan nagari akan sangat membutuhkan SDM yang handal.

“Setidaknya, setiap perangkat nagari harus melek teknologi. Pemahaman yang baik terhadap sistem operasional admistrasi berbasis komputer harus benar-benar dikuasai, sehingga pembukuan nagari menjadi lebih teratur,” katanya.

Tentang besarnya anggaran yang akan dikelola nagari pada tahun 2015 ini, menurut Hanibal memang relatif lebih besar dari tahu-tahun sebelumnya. Mengingat, banyak bentuk-bentuk kucuran dana yang akan diberikan pada setiap nagari, sesuai dengan program yang sudah disusun kementrian dalam negeri.

Terpisah, Kepala Bapeda Padangpariaman Hendri Satria kepada POSMETRO menyatakan, persoalan dana nagari Rp 1 milyar sampai saat ini dalam tahap proses. Namun demikian, dana Rp 1 milyar tersebut pasti akan turun, tapi pemerintah pusat akan melakukan secara bertahap.

“Sekarang saja dana untuk nagari telah meningkat dari tahun sebelumnya. Adapun dana Rp 1 milyar itu nantinya masuk dalam tahap pembangunan, pelaksanaan admistrasi perkantoran dan untuk pembangunan nagari yang lebih baik ke depannya,” tambah Hendri mengakhiri. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*