Pasar Pariaman Sudah Tahap Lelang

Padang-today.com__Pasar rakyat merupakan sektor penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan revitalisasi, eksistensi pasar rakyat akan tetap kuat dan daya saingnya terhadap toko-toko modern dapat meningkatkan sehingga dapat memajukan ekonomi kerakyatan.

Dewasa ini pemerintah telah membangun dan merevitalasi pasar di berbagai daerah yang ada di Indonesia, salah satunya di Kota Pariaman. Terkait dengan hal ini, pihak pemerintah Kota Pariaman sudah memasuki tahap pelelangan.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Bangunan Dinas PUPR dan Pertanahan Kota Pariaman Novriadi Syukri mengatakan, pembangunan Pasar Pariaman sudah bisa dimulai dengan telah digelarnya pelelangan oleh Balai Pengadaan Kementerian PUPR.

“Pelelangan Pembangunan Pasar Pariaman dilaksanakan oleh Balai Pengadaan Kementerian PUPR dan pengumuman ditayangkan pertama kali lewat website LPSE kementerian PUPR pada tanggal 16 Juli 2019 sampai tanggal 23 Juli 2019, “ kata dia di Pariaman, Rabu 24-07-2019.

katanya, proses itu sudah memasuki jadwal Download Dokumen Pemilihan  dan tanggal 02 Agustus 2019 akan dilaksanakan pembukaan dokumen penawaran.

“ Download Dokumen Pemilihan maksudnya calon penyedia atau rekanan bisa mendownload dokumen dan tanggal 02 Agustus 2019 akan dibuka penawaran, “ tambahnya

Untuk evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis  dan harga akan dilaksanakan tanggal 5 s.d 16 Agustus 2019. Pengumuman dan penetapan pemenang akan dilakukan tanggal 19 Agustus 2019.

katanya, pihak Kementerian PUPR untuk pembangunan pasar pariaman juga menyediakan masa sanggah mulai tanggal 20 s.d 26 Agustus 2019. Bila tidak ada masalah sampai tahap ini, tanggal 28 Agustus 2019 akan dilanjutkan pada tahap surat penunjukkan penyedia barang/jasa bagi pemenang tender.

Penandatangan kontrak kerjasama akan dijadawalkan tanggal 02 September 2019 dan pelaksanaan pembangunan pasar Pariaman sudah bisa dilakukan tanggal 05 September 2019 atau 30 hari setelah kontrak dibuat.

“ Untuk pembangunan pasar Pariaman bisa dilakukan setelah kontrak 5 hari kontrak selesai atau paling lambat 30 hari setalah tanggal perjanjian kontrak dan akan dikerjakan dalam waktu 10 bulan “, tambahnya.

Pemerintah Kota Pariaman terkait pembangunan pasar Pariaman telah lama mempersiapkan pembangunan pasar Pariaman, mulai dari membuat pasar penampungan, menyediakan lahan untuk pembangunan pasar pariaman yang baru hingga menyelesaikan administarsi sesuai permintaan Kementerian PUPR.

Pembangunan fisik pasar pariaman ini menggunakan biaya sebanyak 102.144 miliar yang bersumber dari APBN Tahun 2019, sementara pada Bulan Mei 2019 lalu Kementerian PUPR telah melelang pengerjaan manajemen Konstruksi pembangunan pasar pariaman dengan nilai Rp 3,3 Miliar.

“ Pembangunan Pasar Pariaman bagian dari bentuk Perhatian Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah, melalui usaha Walikota Pariaman Genius Umar akhirnya Kota Pariaman menjadi salah satu yang mendapatkan bantuan pembangunan pasar pariaman.

Ada 9 Kota/Kabupaten se Indonesia yang mendapatkan bantuan ini namun Kota Pariaman yang mendapatkan anggaran nomor 2 tertinggi setelah bali dalam pembangunan pasar pariaman ini, “ tandasnya menghakiri. (Herry Suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas